Pekerja sedang memproduksi kerajinan besi berupa parang di Desa Sipange, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pascabencana hidrometeorologi pada Rabu, 28 Januari 2026. ANTARA/Mario Sofia Nasution
Perajin Besi di Tapanuli Selatan Mulai Produksi Alat Pertanian Usai Terdampak Bencana
Silvana Febiari • 29 January 2026 12:20
Tapanuli Selatan: Perajin besi dari Desa Sipange, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mulai memproduksi alat-alat pertanian. Langkah ini menjadi titik balik aktivitas warga setelah sempat terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.
“Saat ini sudah mulai kembali produksi tetapi masih jauh dari yang dihasilkan sebelum bencana banjir bandang,” kata pemilik UD Parna H Galingging, Herniga Siregar, dikutip dari Antara, Kamis, 29 Januari 2026.
Dalam satu hari, pihaknya memproduksi 30 jenis alat pertanian, mulai dari parang, celurit, pisau, cangkul, dodos sawit, dan lainnya. Bahan mentah berupa besi didatangkan dari Medan dan Binjai. Kemudian, kayu serta arang didapatkan dari petani
“Saat banjir kami sempat vakum berjualan karena saat itu lumpuh. Namun saat ini produksi kembali berjalan membaik,” ujarnya.
Herniga mengatakan omzet usaha yang didapatkan mencapai Rp60 juta per bulan. Setelah bencana, penghasilan jauh berkurang, tetapi kini kondisinya mulai membaik.
“Barang ini saya kirim ke Medan, Sibolga, Ranto Prapat hingga ke Sulawesi dulunya. Kami produksi sesuai dengan pesanan,” ungkapnya.

Pemilik usaha kerajinan besi memperlihatkan produk hasil kerajinan berupa alat pertanian di Desa Sipange, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada Rabu, 28 Januari 2026. ANTARA/Mario Sofia Nasution
Dia berharap kondisi yang mulai membaik dan jalur jalan yang sebelumnya terdampak banjir serta longsor sudah bisa dilewati akan memberi manfaat bagi pengusaha kerajinan lokal. Ia juga meminta pemerintah segera memperbaiki jalan di depan toko karena kerusakannya sangat mengganggu.
“Kalau jalan ini baik tentu berdampak pada usaha dan orang akan banyak singgah untuk membeli barang kami,” tandasnya.