Rumah Sakit Kapal (RSK) dr Lie Dharmawan Bayan Peduli. Istimewa
Rumah Sakit Kapal dr Lie Dharmawan Beri Layanan Medis di Pulau Marabatuan Kalsel
Whisnu Mardiansyah • 5 June 2026 21:30
Kotabaru: Upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan pesisir, Rumah Sakit Kapal (RSK) dr Lie Dharmawan Bayan Peduli kembali melaksanakan pelayanan medis terpadu di Pulau Marabatuan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 2-11 Juni 2026 ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
Pelayanan medis yang dilaksanakan di dermaga Pulau Marabatuan mencakup poliklinik umum dan poliklinik penyakit dalam. Sementara di dalam Rumah Sakit Kapal (RSK) dr Lie Dharmawan Bayan Peduli, layanan yang tersedia meliputi poliklinik gigi, poliklinik bedah, poliklinik obstetri dan ginekologi (Obgyn), pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care/ANC), pelayanan keluarga berencana (KB), pemeriksaan laboratorium, layanan farmasi, hingga tindakan operasi mayor dan minor sesuai indikasi medis.
Selain memberikan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga difokuskan pada penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan warga setempat. Berbagai pelatihan akan dilaksanakan, di antaranya pelatihan kegawatdaruratan maternal dan neonatal yang ditargetkan menjangkau sekitar 20 hingga 30 orang bidan dan dokter umum.
Selain itu, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) serta pelatihan balut bidai juga akan diberikan dengan target peserta 30 hingga 40 orang yang terdiri dari perangkat desa dan tenaga kesehatan. Melalui rangkaian kegiatan pelayanan medis dan sejumlah agenda pelatihan yang telah dijadwalkan, diharapkan program ini dapat menjangkau sekitar 800 hingga 1.000 orang penerima manfaat.
Koordinator Rumah Sakit Kapal dr Lie Dharmawan Bayan Peduli, Monica Gloria, mengatakan kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat di wilayah pesisir maupun daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
"Melalui program pelayanan medis ini, kami berkomitmen untuk menghadirkan akses layanan kesehatan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah kepulauan. Upaya yang kami lakukan tidak hanya mencakup pengobatan, tetapi juga edukasi kesehatan dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan setempat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Monica Gloria, Jumat, 5 Juni 2026.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan.
"Kegiatan pelayanan medis ini merupakan wujud kolaborasi yang kuat antara doctorSHARE dan Bayan Group melalui Bayan Peduli yang terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan lebih dekat kepada masyarakat. Dukungan ini membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di wilayah pesisir dan daerah 3T untuk memperoleh layanan kesehatan yang mereka butuhkan," tambahnya.
Program Dokter Kecil yang ditujukan bagi siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di sekitar lokasi pelayanan merupakan upaya menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Program ini juga bertujuan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta membekali peserta dengan pengetahuan dasar dan keterampilan pertolongan pertama.
Melalui program ini, diharapkan dapat dihadiri oleh sekitar 30 hingga 40 siswa dari beberapa sekolah di sekitar lokasi pelayanan. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih sehat, aman, dan peduli terhadap kesehatan.
Melalui kehadiran RSK dr Lie Dharmawan Bayan Peduli, doctorSHARE bersama Bayan Peduli berharap dapat membantu menjawab tantangan akses kesehatan di wilayah kepulauan Indonesia sekaligus memperkuat kapasitas layanan kesehatan setempat, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan gratis. "Melayani dengan kualitas, menjangkau dengan kepedulian.