4.318 Titik Panas Muncul di Kaltim, Warga Diminta Waspada

Tim BPBD saat penanganan karhutla di Desa Sungai Bawang, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang berbatasan langsung dengan Kota Samarinda bagian utara. ANTARA/HO-BPBD Kaltim

4.318 Titik Panas Muncul di Kaltim, Warga Diminta Waspada

Silvana Febiari • 12 August 2026 15:48

Balikpapan: BMKG Stasiun Balikpapan mencatat jumlah titik panas di Kalimantan Timur (Kaltim) tergolong tinggi, mencapai 4.318 titik pada 1-11 Agustus 2026. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

"Saat ini Provinsi Kaltim menuju El Nino fase kuat dengan tingkat kekeringan meningkat, makanya titik panas juga tinggi," ujar Ketua Tim Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika( BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Huda Abshor Mukhsinin, dilansir dari Antara, Rabu, 12 Agustus 2026. 

Untuk itu, ia meminta warga berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diimbau tidak membakar lahan saat membuka ladang, melainkan menimbun daun agar dapat menyuburkan tanah.
 


Para perokok juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama yang masih menyala. Puntung rokok yang mengenai daun kering dikhawatirkan dapat memicu kebakaran, terutama saat kondisi lahan panas dan rawan terbakar.

Saat ini, faktor panas yang terjadi di Kaltim akibat dominasi musim timur atau Monsun Australia yang membawa sifat udara lebih kering. Namun, fase ini belum berada pada fase puncak.

"Puncak El Nino lebih kering di Kaltim diperkirakan terjadi pada September hingga Oktober tahun ini, sehingga kemungkinan hot spot (titik panas) di bulan tersebut bisa lebih tinggi, sehingga kewaspadaan semua pihak pun harus diperkuat," jelasnya.


Informasi sebaran titik panas di Kaltim yang dirilis BMKG Balikpapan. ANTARA/ HO- BMKG Balikpapan


Tingginya jumlah titik panas dalam sebelas hari terakhir mencapai 4.318 titik, atau rata-rata ratusan titik setiap hari. Khusus pada Selasa, 11 Agustus, tercatat 590 titik yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

Rinciannya, Kota Samarinda terdeteksi 5 titik, Balikpapan (7), Bontang (3), Kabupaten Paser (54), Penajam Paser Utara (1), Kutai Barat (37), Kutai Timur (115), Kutai Kartanegara (124), Berau (233), dan Kabupaten Mahakam Ulu terdeteksi 11 titik panas.

(Silvana Febiari)