Kerusakan akibat serangan Israel di Jalur Gaza. (Anadolu Agency)
AS Tak Persoalkan Penolakan Netanyahu terhadap Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza
Muhammad Reyhansyah • 10 August 2026 14:17
Washington: Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan tidak mempermasalahkan penolakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap peta jalan penyelesaian konflik Gaza yang didukung Presiden Donald Trump.
Mengutip seorang pejabat senior AS, media Israel Channel 12 melaporkan Washington menilai pernyataan Netanyahu lebih dipengaruhi pertimbangan politik dalam negeri menjelang pemilu.
"Kami tidak terganggu oleh komentar Netanyahu. Kami memahami kebutuhan politiknya pada masa pemilu ini," kata sumber tersebut, dikutip dari Anadolu, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurut sumber itu, AS tidak keberatan selama Netanyahu tetap menjalankan komitmennya, terutama dalam menahan serangan Israel di Jalur Gaza.
Sebelumnya, Netanyahu menolak peta jalan 15 poin yang disusun Board of Peace bentukan Trump. Ia menegaskan militer Israel akan tetap berada di Gaza hingga Hamas melucuti persenjataannya.
Namun, menurut Channel 12, Netanyahu menyampaikan kepada utusan Trump sekaligus menantunya, Jared Kushner, bahwa ia bersedia memberi kesempatan pada peta jalan tersebut dengan membatasi serangan di Gaza dan tidak mengerahkan pasukan melampaui Yellow Line, yaitu garis yang memisahkan wilayah yang dikuasai militer Israel dengan zona yang dapat diakses warga Palestina.
Media tersebut melaporkan para pejabat AS meyakini Israel telah memenuhi komitmen itu karena tidak melancarkan serangan baru di Gaza selama lima hari terakhir dan tetap menempatkan pasukannya di belakang Yellow Line.
Washington disebut berharap kondisi tersebut dapat menjadi dasar untuk mendorong Hamas memulai proses pelucutan senjata.
Sementara itu, Hamas pada Minggu kembali menegaskan komitmennya terhadap peta jalan yang telah disepakati bersama para mediator dan Board of Peace guna melanjutkan fase kedua rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Trump.
Baca juga: Netanyahu Tolak Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza, Bersikeras Tak Mau Tarik Pasukan