Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Foto: Antara.
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Rampung dalam 2 Tahun
Gabriella Thesa Widiari • 12 August 2026 17:51
Jakarta: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, perbaikan bangunan sekolah rusak di sejumlah daerah ditargetkan rampung dalam dua tahun. Pemerintah berharap pada tahun depan perbaikan bisa mencakup ribuan sekolah.
"Tahun depan kita berharap itu bisa sampai di 100 ribu, sehingga dalam dua tahun ke depan paling lama semua sekolah kita harus sudah diperbaiki. Itu dari sisi fisik sekolahnya ya," kata Prasetyo, dilansir dari Antara, Selasa, 12 Agustus 2026.
Baca Juga :
Pemerintah kemudian menambah sekitar 60 ribu titik sekolah yang diperbaiki atau direnovasi pada tahun ini. Dengan penambahan tersebut, jumlah sekolah yang ditangani pada 2026 diperkirakan mendekati 80 ribu.
Menurut Prasetyo, percepatan tersebut dimungkinkan melalui evaluasi terhadap penggunaan anggaran selama tahun berjalan. Pemerintah melakukan penyisiran terhadap anggaran yang dinilai kurang produktif untuk kemudian direalokasikan ke program yang memiliki dampak lebih besar.
"Karena itulah kita bisa menambah yang tadinya hanya 17.000 kita punya kemampuan sekarang untuk menambah 60.000," kata Prasetyo.

Ilustrasi- Bangunan sekolah yang rusak. Foto: Antara.
Dia mengatakan, pola penyesuaian anggaran tersebut menjadi salah satu cara pemerintah merespons kebutuhan yang ditemukan di lapangan. Dengan demikian, program yang semula telah ditetapkan masih dapat diperluas apabila terdapat kebutuhan yang lebih mendesak.
"Ini juga akibat dari keberhasilan kita terus menerus melakukan penyisiran terhadap anggaran-anggaran yang memang dirasa kurang produktif untuk direalokasi ke program-program yang jauh lebih berdampak," kata Prasetyo.