Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki WNA Gunung Rinjani

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi terhadap pendaki yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Rinjani Lombok, NTB di Mataram, Selasa (15/9/2026). ANTARA/Akhyar Rosidi.

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki WNA Gunung Rinjani

Achmad Zulfikar Fazli • 15 September 2026 09:25

Lombok Tengah: Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pendaki warga negara asing (WNA) asal Tiongkok, Li Xianhua, 47, yang terpeleset di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Li Xianhua dipastikan dalam kondisi selamat.

"Selasa (15 September 2026) pukul 04.47 WITA, Tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos TNGR Senaru. Korban langsung dievakuasi menuju Nusa Medica Clinic Sembalun guna mendapatkan penanganan medis lanjutan," kata Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi di Mataram, dilansir dari Antara, Selasa, 15 September 2026.

Korban mengalami kecelakaan akibat terpeleset di jalur pendakian Senaru–Batu Ceper, Gunung Rinjani, sekitar pukul 08.00 WITA, Senin, 14 September 2026.

"Insiden tersebut menyebabkan korban mengalami benturan keras di kepala hingga jatuh pingsan," kata Hariyadi.

Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat terkait insiden tersebut dari perwakilan EMHC. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kantor SAR Mataram langsung mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Sembalun.

Untuk mempercepat proses penyelamatan, personel tambahan dari Kantor SAR Mataram dan Unit Siaga SAR Bangsal diberangkatkan ke lokasi kejadian.

"Kami langsung merespons cepat laporan kondisi membahayakan manusia ini. Fokus utama adalah menjangkau korban secepat mungkin untuk memberikan pertolongan medis awal, mengingat korban dilaporkan mengalami cedera kepala dan pingsan," kata Hariyadi.

Kawasan Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat di Lombok Timur, Selasa (1/9/2026). ANTARA/HO-Humas Balai TNGR.
 

Dia mengatakan dalam pelaksanaannya, tim rescue dilengkapi dengan Alut (Alat Utama) SAR yang memadai, meliputi peralatan mountaineering, peralatan evakuasi medis, kendaraan operasional, dan peralatan pendukung lainnya.

Keberhasilan operasi SAR tidak lepas dari sinergi unsur SAR Gabungan yang terdiri atas Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Nusa Medica Clinic Sembalun, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, serta para porter dan pemandu (guide) pendakian setempat.

Berkat kerja sama yang solid antarunsur di lapangan, sekitar pukul 20.15 WITA, tim rescue berhasil menjangkau korban. Evakuasi dilakukan estafet dari tim yang melakukan penanganan menuju Pos TNGR Senaru.

'Dengan telah dievakuasi korban dalam kondisi selamat, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup," kata Hariyadi.

(Achmad Zulfikar Fazli)