KCIC Siapkan Akses Langsung Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang

Kereta Whoosh. (Dwifa Bagaskoro S A/Wikimedia Commons)

KCIC Siapkan Akses Langsung Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang

Whisnu Mardiansyah • 16 September 2026 11:51

Bandung: PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menggandeng pemerintah daerah dan pengelola Kota Baru Parahyangan untuk menyiapkan akses langsung dari kawasan tersebut menuju Stasiun Whoosh Padalarang, Jawa Barat.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pembangunan akses ini ditujukan untuk memudahkan perjalanan penumpang sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas kendaraan di sekitar stasiun.

“KCIC bersama pemerintah daerah dan pihak terkait terus mendorong peningkatan akses agar perjalanan penumpang menuju maupun meninggalkan Stasiun Padalarang dapat semakin mudah dan lancar,” katanya di Bandung Barat, seperti dilansir Antara, Rabu, 16 September 2026.

Eva menjelaskan peningkatan akses tersebut menjadi bagian dari penguatan integrasi perjalanan penumpang. Integrasi dimulai dari kawasan sekitar stasiun hingga penumpang memasuki layanan kereta cepat Whoosh.

Rencana pengembangan tidak hanya mencakup pembangunan jalan penghubung. Fasilitas pendukung yang disiapkan meliputi park and ride, area drop-off, dan skybridge untuk memudahkan pergerakan penumpang menuju area stasiun.
 


Saat ini, sebagian besar kendaraan yang menuju Stasiun Whoosh Padalarang masih mengandalkan jaringan jalan yang telah tersedia di sekitar stasiun. Pada waktu tertentu, aktivitas antar-jemput penumpang dapat meningkatkan kepadatan lalu lintas.

Akses langsung dari Kota Baru Parahyangan diharapkan menjadi jalur alternatif untuk membantu membagi arus kendaraan, baik menuju maupun meninggalkan Stasiun Whoosh Padalarang.

“Perjalanan yang nyaman tidak hanya dimulai saat penumpang berada di dalam Whoosh, tetapi juga sejak menuju stasiun,” ujarnya.


Foto: Dok. PT KCIC

Rencana pembangunan akses tersebut telah tercantum dalam kesepakatan bersama empat pihak pada Agustus 2025. Kesepakatan itu kemudian ditindaklanjuti melalui konsultasi publik, survei bersama, dan penetapan lokasi.

Hingga Agustus 2026, para pihak masih membahas penyesuaian rencana aksi serta tahapan lanjutan pembangunan akses Stasiun Padalarang-Kota Baru Parahyangan.

KCIC menyatakan pengembangan akses terintegrasi diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna Whoosh, tetapi juga mendukung kelancaran lalu lintas dan mobilitas masyarakat di kawasan Padalarang.

“Dengan adanya akses yang semakin terintegrasi, kami berharap mobilitas penumpang Whoosh semakin mudah sekaligus turut mendukung kelancaran lalu lintas dan mobilitas masyarakat di kawasan Padalarang,” katanya.

(Whisnu M)