Monumen pesawat patroli TNI AU di Alun-Alun Lamongan. (Dokumentasi/ Lamongan Tourism)
6 Destinasi Wisata di Lamongan yang Mudah Diakses Pakai Trans Jatim
Silvana Febiari • 26 July 2026 10:09
Lamongan: Masyarakat kini memiliki pilihan transportasi umum untuk mengakses berbagai destinasi wisata di Kabupaten Lamongan dan Gresik melalui layanan Trans Jatim Koridor VII yang melayani rute Terminal Lamongan–Dukun (Gresik)–Terminal Paciran. Sejumlah lokasi dapat dijangkau dengan turun di halte maupun titik pemberhentian terdekat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun Instagram @officialtransjatim, sepanjang koridor tersebut tersedia beragam pilihan tujuan, mulai dari ruang terbuka publik, kawasan bernuansa alam, situs religi, pemandian air panas, kawasan pantai, hingga pusat rekreasi keluarga. Seluruhnya dapat diakses menggunakan Trans Jatim Koridor VII.
Alun-Alun Lamongan
Titik Turun: Rambu Kantor Bupati
Alun-Alun Lamongan merupakan ruang terbuka publik di pusat Kota Lamongan yang berfungsi sebagai ikon wisata sekaligus pusat kegiatan masyarakat. Tempat ini menawarkan berbagai fasilitas menarik seperti taman bermain anak, area bersantai, spot foto, serta ragam pilihan kuliner. Daya tarik utamanya meliputi monumen pesawat patroli TNI AU dan menara air peninggalan Belanda.
Taman bermain anak di Alun-Alun Lamongan. (Dokumentasi/ Lamongan Tourism)
Wisata Bumi Ganjaran (WBG)
Titik Turun: Terminal Sukodadi
Bagi yang menyukai suasana alam pedesaan yang sejuk dan asri, Wisata Bumi Ganjaran di Desa Pajangan bisa menjadi pilihan ideal. Objek wisata keluarga ini memanfaatkan area bekas kolam ikan yang disulap menjadi tempat rekreasi dengan pemandangan persawahan. Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas seperti perahu dayung, sepeda air, gazebo untuk bersantai, serta tempat makan yang nyaman.
Wisata Bumi Ganjaran Lamongan. (Foto: Google Maps/Dianisah Syafiqah)
Wisata Religi Makam Sunan Drajat
Titik Turun: Shelter Sunan Drajat
Kompleks wisata religi Makam Raden Qosim (Sunan Drajat/Sunan Mayang Madu) yang terletak di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, ini tidak hanya menjadi tempat peziarah untuk berdoa, tetapi juga sarat akan nilai edukasi dan sejarah. Di area ini terdapat Museum Sunan Drajat yang menyimpan berbagai benda bersejarah berharga, seperti Gamelan Singo Mengkok, peninggalan tembang pangkur, serta serat suluk.
Makam Sunan Drajat. (Dokumentasi/ Lamongan Tourism)
Wisata Pemandian Jalasundra Mbrumbung (PJM)
Titik Turun: Shelter Wisata PJM
Terletak di Dusun Tepanas, Desa Kranji, Kecamatan Paciran, pemandian air panas alami ini dikelilingi pepohonan rindang dan suasana pedesaan yang asri. PJM menyediakan kolam air panas dan air dingin yang bersumber langsung dari mata air alami. Air panas di tempat ini dipercaya memiliki khasiat untuk relaksasi sekaligus kesehatan tubuh.
Wisata pemandian air panas Brumbun. (Dokumentasi/ Lamongan Tourism)
Pantai Tunggul Paciran
Titik Turun: Rambu Tunggul Ulung
Destinasi wisata bahari yang berlokasi di Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, ini menawarkan keindahan alam khas pantai utara Jawa dengan suasana yang masih alami dan tenang. Sangat cocok untuk bersantai sambil menikmati panorama laut. Selain menikmati keindahan pantai, pengunjung juga bisa mencoba ragam aktivitas air seperti naik perahu atau banana boat..jpg)
Pantai Tunggal, Paciran. (Dokumentasi/ Trip.com)
Wisata Bahari Lamongan (WBL)
Titik Turun: Terminal Paciran
Ikon wisata paling populer di pesisir utara Lamongan ini memadukan keindahan pantai dengan beragam wahana permainan modern dan edukatif, seperti Istana Bawah Laut, Space Shuttle, hingga Drop Zone. Diresmikan pada tahun 2004 di area bekas Pantai Tanjung Kodok, WBL berada di lokasi strategis jalur Pantura dengan fasilitas lengkap untuk rekreasi keluarga.
Pintu masuk Wisata Bahari Lamongan. (Dokumentasi/ Wikipedia)