Termasuk Bali, Ini 10 Pulau Terbaik di Asia Wajib Dikunjungi pada 2026

Pulau Bali. Foto: Unsplash

Termasuk Bali, Ini 10 Pulau Terbaik di Asia Wajib Dikunjungi pada 2026

Muhamad Marup • 28 August 2026 18:50

Jakarta: Liburan ke pulau menjadi salah satu pilihan untuk menikmati keindahan alam sekaligus mencari suasana baru. Asia memiliki ribuan pulau dengan karakteristik beragam, mulai dari pantai, laut, hingga hutan tropis dan kawasan yang kaya akan budaya.

Kawasan Asia Tenggara saja memiliki lebih dari 20.000 pulau yang tersebar di berbagai negara. Keragaman tersebut membuat setiap pulau memiliki daya tarik tersendiri, baik dari sisi alam, kehidupan satwa, budaya, maupun wisata bahari.

Sejumlah pulau di kawasan Asia kemudian masuk dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi pada 2026. Berdasarkan peringkat Time Out Worldwide, pulau-pulau tersebut menawarkan berbagai pengalaman bagi wisatawan, mulai dari wisata alam hingga kekayaan budaya.

Daftar tersebut mencakup tujuh pulau yang tersebar di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Asia Timur. Berdasarkan peringkat Time Out Worldwide, berikut pulau terbaik di Asia yang layak dikunjungi pada 2026.

1. Koh Samui, Thailand

Koh Samui menawarkan suasana liburan tropis dengan pilihan aktivitas yang cukup beragam. Pantai menjadi daya tarik utamanya, sementara kawasan pesisir juga dipenuhi berbagai pilihan akomodasi dan tempat makan untuk wisatawan.

Tidak hanya berhenti di pantai, perjalanan dapat dilanjutkan ke kawasan sekitar pulau, termasuk Kepulauan Ang Thong. Gugusan pulau tersebut menawarkan pemandangan laut, tebing batu kapur, dan lanskap yang dapat dinikmati dari berbagai titik.

2. Zanzibar, Tanzania

Zanzibar merupakan kepulauan di lepas pantai Tanzania yang dikenal melalui pantai berpasir putih dan perairan jernih. Aktivitas seperti snorkeling dan menyelam dapat menjadi pilihan untuk menikmati terumbu karang serta kehidupan laut di sekitarnya.

Daya tarik Zanzibar juga terlihat dari Stone Town yang menyimpan jejak sejarah dan percampuran budaya Afrika, Arab, India, serta Eropa. Wisatawan dapat melengkapi perjalanan dengan mengikuti tur rempah untuk mengenal tanaman seperti cengkih, kayu manis, dan vanila yang memiliki kaitan erat dengan sejarah kawasan tersebut.

3. Galápagos Islands, Ekuador

Berbeda dari destinasi yang mengandalkan wisata pantai, Kepulauan Galápagos menawarkan pengalaman yang lebih dekat dengan alam dan kehidupan satwa. Gugusan pulau di Ekuador ini dikenal memiliki ekosistem khas dengan berbagai spesies yang sulit ditemukan di tempat lain.

Setiap pulau memiliki karakter lanskap yang berbeda, mulai dari kawasan pesisir hingga wilayah yang menjadi habitat satwa. Wisatawan dapat mengamati kehidupan liar sekaligus menikmati lingkungan alami yang menjadi daya tarik utama Galápagos.

Karena ekosistemnya sensitif, aktivitas wisata di kawasan ini juga berjalan berdampingan dengan upaya konservasi. Kunjungan ke Galápagos pun dapat menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat keberagaman satwa sekaligus pentingnya menjaga lingkungan.

4. Bali, Indonesia

Bali menawarkan pilihan wisata yang hampir tidak terbatas, dari kawasan persawahan dan air terjun hingga pantai dan aktivitas selancar. Pulau ini juga memiliki kehidupan spiritual yang kuat sehingga wisatawan dapat menemukan pengalaman berbeda dalam satu perjalanan.

Ubud menjadi salah satu kawasan yang dapat dituju untuk mengenal tradisi Hindu Bali. Selain mengunjungi pura, wisatawan dapat mengikuti kelas memasak tradisional, menikmati perawatan spa dengan ritual Bali, atau merasakan pengalaman penyucian air di Pura Mengening yang disebut lebih sepi dibandingkan Pura Tirta Empul.

Sementara itu, kawasan pesisir menawarkan aktivitas yang berbeda. Pantai dengan ombak tertentu menjadi tujuan peselancar, sedangkan Lovina Beach dapat menjadi pilihan untuk berenang dan berkesempatan melihat lumba-lumba.

5. Phu Quoc, Vietnam

Pasir putih dan air laut berwarna biru jernih menjadi salah satu alasan Phu Quoc menarik untuk dikunjungi. Pulau di Vietnam ini juga memiliki jalur pendakian serta berbagai tempat hiburan sehingga wisatawan tidak hanya menghabiskan waktu di pantai.

Aquatopia Water Park dan VinWonders Phu Quoc dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati aktivitas lain. Ada pula kereta gantung dari Sunset Town dengan jalur hampir delapan kilometer yang tercatat dalam Guinness World Records sebagai kereta gantung penyeberangan laut terpanjang di dunia.

Menjelang sore, Long Beach dapat menjadi tempat untuk menikmati matahari terbenam. Dari kawasan ini, wisatawan juga dapat melihat pemandangan laut dan gugusan pulau di sekitar Phu Quoc.

6. Baa Atoll, Maladewa

Baa Atoll menjadi salah satu kawasan yang menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati kekayaan bawah laut Maladewa. Wilayah ini terdiri atas 61 pulau dengan perairan jernih, terumbu karang, serta pilihan penginapan yang berada di atas laut.

Baa Atoll. Foto: Unsplash

Keistimewaan Baa Atoll semakin terlihat dari statusnya sebagai Cagar Biosfer UNESCO. Hanifaru Bay juga menjadi salah satu lokasi yang menarik karena dapat dipenuhi pari manta pada periode tertentu ketika jumlah plankton sebagai sumber makanan meningkat.

Namun, wisatawan perlu menyesuaikan waktu kunjungan apabila ingin melihat pari manta. Baa Atoll juga memiliki pilihan akomodasi yang relatif lebih terjangkau dibandingkan sejumlah resor mewah di Maladewa, sehingga wisata bahari dan pengalaman konservasi dapat dinikmati dalam satu perjalanan.

7. Palawan, Filipina

Palawan menghadirkan perpaduan tebing kapur, laut biru kehijauan, pantai, dan kehidupan bawah laut. Kondisi alamnya membuat wilayah ini menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dipilih untuk menikmati keindahan alam Filipina.

El Nido menjadi titik populer untuk perjalanan menjelajahi pulau-pulau di sekitarnya, sedangkan Coron dikenal di kalangan penyelam karena keberadaan sejumlah bangkai kapal perang Jepang di bawah laut. Di daratan, wisatawan dapat mengunjungi Puerto Princesa Subterranean River yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.

Pilihan pantai juga tersedia di Nacpan Beach yang berjarak sekitar satu jam dari El Nido. Pantai sepanjang empat kilometer ini memiliki pasir lembut, pepohonan kelapa, dan perairan yang relatif aman untuk berenang, sementara penyelam yang menuju bangkai kapal Coron perlu menyesuaikan lokasi dengan pengalaman dan sertifikasi yang dimiliki.

8. Ishigaki, Jepang

Ishigaki menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Okinawa karena memiliki bandara sendiri sehingga akses menuju pulau relatif mudah. Sesampainya di sana, pengunjung dapat menemukan pantai, terumbu karang, hutan subtropis, hingga air terjun.

Yonehara Beach menjadi salah satu lokasi untuk snorkeling, sedangkan Shiraho Stone Steps menawarkan pemandangan sekaligus sisi sejarah melalui tangga kuno yang dibuat dari batu karang. Ishigaki juga berada dalam Iriomote-Ishigaki National Park dan memiliki Iriomote Cat School yang mengenalkan satwa liar khas kawasan tersebut.

Daya tarik lainnya berkaitan dengan kehidupan masyarakat Okinawa yang dikenal dengan reputasi Blue Zone. Pola makan setempat, termasuk konsumsi ubi ungu Okinawa yang kaya antioksidan, kerap dikaitkan dengan tingginya angka harapan hidup di wilayah tersebut.

9. Koh Rong, Kamboja

Koh Rong menawarkan pengalaman yang berbeda ketika malam tiba. Di sekitar Long Set Beach, plankton bioluminesensi dapat mengeluarkan cahaya biru saat terkena gerakan, menciptakan pemandangan yang dapat terlihat di permukaan maupun di dalam air.

Fenomena tersebut lebih mudah dinikmati ketika bulan baru karena kondisi langit yang lebih gelap. Sementara pada siang hari, wisatawan dapat memilih dari lebih dari 20 pantai, termasuk 4K Beach untuk bersantai dan Sok San Beach untuk olahraga air. Bagi yang mencari tempat lebih tenang, Lonely Beach bisa menjadi pilihan. Pantai tersebut berada di kawasan yang harus dicapai melalui jalur hutan sehingga wisatawan perlu menyiapkan alas kaki yang nyaman untuk perjalanan menuju lokasi.

10. Seychelles, Afrika Timur

Seychelles merupakan negara kepulauan di Samudra Hindia yang menawarkan perpaduan pasir putih, batu granit, dan laut jernih. Setiap pulaunya memiliki karakter alam yang berbeda sehingga wisatawan dapat menemukan beragam pilihan wisata bahari dalam satu kawasan.

Mahé menjadi pulau terbesar sekaligus salah satu pusat aktivitas wisata di Seychelles. Dari sini, pengunjung dapat menikmati kawasan pesisir dan perbukitan sebelum melanjutkan perjalanan ke pulau-pulau lainnya.

Formasi batu granit yang berpadu dengan pantai menjadi salah satu ciri khas Seychelles. Selain bersantai di pesisir, wisatawan dapat melakukan snorkeling untuk melihat kehidupan bawah laut dan menikmati kawasan alam yang masih terjaga.


(Angel Rinella)

(Muhamad Marup)