Menperin: Pengembangan Industri Halal untuk Memenangkan Perang Dagang

Menperin Agus Gumiwang. Foto: Metrotvnews/Duta.

Menperin: Pengembangan Industri Halal untuk Memenangkan Perang Dagang

Eko Nordiansyah • 12 February 2026 13:58

Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membeberkan pemerintah berupaya mengembangkan industri halal nasional. Ia menyebut, upaya ini dilakukan agar Indonesia dapat memenangkan perang dagang di kancah global.

"Ini adalah upaya kita untuk menang perang dagang, produk-produk halal sudah menjadi komoditas yang diperdagangkan sehingga Indonesia harus siap," kata dia dalam rangkaian acara Metro TV Sharia Economic Forum: Accelerating Growth and Prosperity: Path to Global Impact di The Tribrata Hotel, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026

Ia mengungkapkan, potensi market industri halal global semakin lama semakin tinggi dan berkembang. Untuk itu, sejak menjabat sebagai Menperin sejak 2019 ia telah membentuk nomenklatur baru di Kemenperin
 


"Pada 2021 saya membentuk 1 unit kerja di Kemenperin, pusat pengembangan industri halal. Ini nomenklatur baru, satuan kerja baru dimana dikomandani oleh eselon II," katanya.

Kenapa industri halal?

Agus menjelaskan pengembangan industri halal perlu dilakukan karena Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Selain itu, pemerintah juga telah mewajibkan untuk sertifikasi halal bagi produk yang beredar di pasar dalam negeri.


Menperin Agus Gumiwang. Foto: Metrotvnews/Duta.

Selanjutnya, sektor unggulan halal value chain dunia terus meningkat mencapai 4,0 persen (yoy) pada 2024. Agus mengungkapkan, perluasan pangsa pasar ekspor produk halal juga meningkat seiring dengan meningkatnya kesedaran gaya hidup sehat dan halal oleh masyarakat global.

"Kita perlu untuk menguatkan rantai pasok di dalam negeri, yang juga nanti akan memengaruhi kekuatan kita dalam global value chain sebagai kebijakan pemerintah secara umum dalam pengembangan industri pengolahan," ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)