Mesir mengecam dugaan serangan Iran terhadap kapal milik Qatar dan Arab Saudi di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)
Mesir Kecam Dugaan Serangan Iran terhadap Kapal Qatar dan Arab Saudi
Muhammad Reyhansyah • 8 July 2026 10:33
Kairo: Mesir mengecam dugaan serangan Iran terhadap kapal milik Qatar dan Arab Saudi yang melintas di Selat Hormuz beberapa waktu lalu.
Kairo menilai insiden tersebut melanggar hukum internasional serta mengancam keamanan pelayaran dan pasokan energi global.
Dalam dua pernyataan pada Selasa, 7 Juli 2026, Kementerian Luar Negeri Mesir menegaskan penolakannya terhadap segala tindakan yang mengganggu keamanan dan stabilitas kawasan maupun mengancam kebebasan navigasi di jalur perairan internasional.
Mengutip Anadolu, Mesir juga menyatakan solidaritas kepada Qatar dan Arab Saudi serta mendesak semua pihak mematuhi hukum internasional dan segera menghentikan tindakan yang berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan.
Sebelumnya, Qatar memanggil Wakil Duta Besar Iran di Doha untuk memprotes dugaan serangan terhadap kapal milik Qatar di dekat Selat Hormuz. Doha meminta Teheran segera menghentikan tindakan yang dinilai mengancam keamanan regional dan pasokan energi dunia.
Arab Saudi juga menuduh Iran menyerang sebuah kapal tanker minyak miliknya yang sedang melintasi Selat Hormuz. Riyadh menyebut insiden itu membahayakan keselamatan pelayaran internasional dan keamanan energi global.
Di sisi lain, televisi pemerintah Iran IRIB mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya dan mengklaim kapal tanker Qatar menjadi sasaran setelah mengabaikan peringatan berulang dari pasukan Iran saat melintasi Selat Hormuz dengan dukungan Angkatan Laut Amerika Serikat.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia yang menjadi lintasan utama ekspor minyak mentah dan gas alam cair dari negara-negara Teluk.
Baca juga: AS Klaim Hantam Lebih dari 80 Target Iran dalam Serangan Balasan Terbaru