Cegah Karhutla, Pendakian Menuju Puncak Gunung Manado Tua Bakal Ditutup Sementara

Permukiman di Pulau Bunaken dan area wisata dengan latar belakang Gunung Manado Tua yang berdiri kokoh di Pulau Manado Tua. ANTARA/Karel A Polakitan

Cegah Karhutla, Pendakian Menuju Puncak Gunung Manado Tua Bakal Ditutup Sementara

Silvana Febiari • 13 August 2026 15:32

Manado: Balai Taman Nasional (BTN) Bunaken segera menutup sementara pendakian menuju puncak Gunung Manado Tua, salah satu destinasi wisata di taman nasional tersebut. Langkah ini dilakukan demi mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

"Ini langkah antisipasi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan sama seperti kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat," kata Kepala Balai Taman Nasional Bunaken, I Ketut Catur Marbawa, dilansir dari Antara, Kamis, 13 Agustus 2026. 

Penutupan pendakian di Gunung Manado Tua akan diikuti dengan surat yang sementara dibuat. "Saya akan cek lagi sebentar (surat penutupan) apakah sudah selesai," ujarnya.
 


Surat imbauan tersebut, kata Catur, sekaligus ajakan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran kawasan pertanian yang berdekatan dengan hutan atau lahan.

"Memang agak rentan (membuka lahan) dengan cara membakar. Karena itu kami mengimbau masyarakat tidak hanya di Manado Tua, tapi juga masyarakat yang tinggal di kawasan Taman Nasional Bunaken," tuturnya.


Pulau Manado Tua. (Dokumentasi/ Wikipedia)


Beberapa hari lalu, jajaran terkait menyempatkan waktu naik ke Gunung Manado Tua untuk melihat kondisi vegetasi yang terdampak kekeringan. "Nah memang kelihatannya kondisi vegetasi dalam keadaan kering, ini mudah sekali terbakar," imbuhnya.

Catur menyebutkan, para pemandu wisata lokal nantinya menjadi mitra BTN Bunaken. Mereka diminta menjaga agar tidak ada warga yang lolos melakukan pendakian di Gunung Manado Tua.

"Surat imbauan menutup pendakian Gunung Manado Tua hanya sementara waktu. Kalau sudah masuk musim penghujan, nanti kita akan evaluasi kembali," sahutnya.

Musim kemarau juga menghanguskan seribuan hektare kawasan Hutan Lindung Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara.

(Silvana Febiari)