Kapal Denmark melewati Selat Hormuz dengan perlindungan militer AS. (Anadolu Agency)
Kapal Denmark Lewati Selat Hormuz dengan Perlindungan Militer AS
Muhammad Reyhansyah • 5 May 2026 16:27
Kopenhagen: Perusahaan pelayaran dan logistik Denmark, Maersk, pada Senin, 4 Mei 2026 mengatakan salah satu kapal komersialnya berhasil melintasi Selat Hormuz di bawah perlindungan militer Amerika Serikat (AS).
Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut kapal ALLIANCE FAIRFAX, kapal roll-on/roll-off berbendera AS yang dioperasikan Farrell Lines selaku anak usaha Maersk Line, melintasi Selat Hormuz dan keluar dari Teluk Persia pada 4 Mei.
"Transit diselesaikan tanpa insiden, dan seluruh awak kapal dalam keadaan aman serta tidak terluka," demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari Anadolu, Selasa, 5 Mei 2026.
Maersk menjelaskan kapal itu telah berada di kawasan Teluk sejak pecahnya perang AS-Israel melawan Iran pada 28 Februari dan tidak dapat meninggalkan wilayah tersebut karena kekhawatiran keamanan yang terus berlangsung.
"Setelah pengembangan dan koordinasi rencana keamanan komprehensif dengan militer AS, pimpinan di darat maupun di atas kapal dari MLL menyetujui transit tersebut," kata perusahaan itu.
Maersk menambahkan kapal tersebut meninggalkan Teluk dengan didampingi aset-aset militer AS.
Ketegangan kawasan meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu balasan dari Teheran terhadap Israel serta sekutu-sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang. Gencatan senjata itu kemudian diperpanjang oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tanpa batas waktu yang ditentukan.
Baca juga: Menlu Iran Tegaskan Tak Ada Solusi Militer untuk Krisis di Selat Hormuz