Kreator Lokal Didorong Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Digital

Ilustrasi. Dok. FEB UMSU

Kreator Lokal Didorong Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Digital

Achmad Zulfikar Fazli • 6 May 2026 19:09

Jakarta: Kreator lokal didorong untuk menjadi motor baru ekonomi kreatif digital Indonesia. CapCut, solusi video editing terpadu, akan membuka akses lebih luas bagi kreator lokal sebagai pelaku industri kreatif berkarya, berkolaborasi, dan berkembang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif berkelanjutan.

Upaya CapCut memberdayakan para kreator sejalan dengan agenda pemerintah untuk mendorong pertumbuhan pelaku industri kreatif dan ekonomi digital di Indonesia. Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekosistem kreator yang sangat dinamis, sektor ekonomi kreatif Indonesia menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja pada 2025, meningkat dari 26,48 juta pada tahun sebelumnya.

Angka ini setara dengan 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional. Kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional pada 2024 mencapai Rp 1.611,2 triliun atau 7,28 persen, menegaskan peran sektor ini sebagai salah satu pilar utama perekonomian Indonesia.

Kementerian Ekonomi Kreatif mencatat ekonomi kreatif mencakup 17 subsektor, termasuk di antaranya film, animasi, video, aplikasi, dan konten digital, yang kini semakin berkembang seiring meningkatnya peran platform digital dalam kehidupan masyarakat.

Sebagai wujud apresiasi bagi para kreator dan pelaku industri kreatif, CapCut menggelar CapCut Gala 2026 sebagai puncak dari kompetisi digital para kreator yang berlangsung selama Februari hingga April 2026. Dalam acara ini, CapCut menganugerahi 21 pemenang dari 21 kategori penghargaan, yang mencakup tiga kategori besar di CapCut yaitu kreator, agensi, dan konten.

Penghargaan ini diberikan kepada kreator yang secara konsisten menunjukkan inovasi dan kreativitas terbaik melalui karya mereka di CapCut. Tidak hanya itu, templat buatan para kreator ini membantu komunitas berbagi cerita secara kreatif lewat video, serta memperkaya ekosistem kreatif digital di Indonesia.

Kreator asal Bogor sekaligus pemenang penghargaan "Top Creator CapCut 2026", Kesi Ismayani, membagikan pengalamannya sebagai kreator CapCut. Dia mengaku selama dua tahun terakhir, aktif merilis berbagai templat video CapCut dengan konten bergaya sinematik dan kutipan (quotes).

Dia senang ternyata templatnya sangat populer dan banyak digunakan pengguna CapCut. Hal ini menjadi pendorong bagi dirinya yang awal berprofesi sebagai karyawan untuk memberanikan diri menjadi kreator CapCut penuh waktu.

“Saya pun konsisten menghasilkan banyak templat video, serta aktif ikut dalam program kreator CapCut yang mengantarkan saya ke titik ini. Saya merasa sangat bangga terpilih menjadi pemenang kategori Top Creator CapCutdari ribuan kreator lainnya, dan berharap dapat menginspirasi kreator lokal lainnya untuk terus berkarya dan membuka lebih banyak peluang dengan CapCut,” terang Kesi, dalam keterangannya, Rabu, 6 Mei 2026.


Kesi Ismayani, kreator asal Bogor pemenang penghargaan "Top Creator CapCut 2026" (tengah) di malam puncak "CapCut Gala 2026" di Jakarta. Dok. Istimewa

Baca Juga: 

Peluang Bisnis Fotografi Lewat Tren Self-Photo Studio

Sementara itu, pemenang penghargaan Best Template Production CapCut Gala 2026, Abu Laist, mengatakan sejak menggunakan CapCut, dia fokus mengembangkan templat, termasuk Cinematic Ramadan yang membawanya meraih penghargaan ini.

Meskipun berdomisili di Lampung, dia merasa CapCut membantunya berkarya dengan mudah tanpa batasan lokasi, dan karya templatnya bisa digunakan kreator lainnya di Asia Tenggara.

“Hal ini membuka peluang baru untuk kolaborasi dan pengembangan karier saya sebagai kreator, sekaligus memberi dampak lebih luas bagi komunitas kreator,” ujar dia.

Majukan Sektor Kreatif Lewat Teknologi

Lebih dari sekadar aplikasi, CapCut mendukung pertumbuhan kreator di era ekonomi digital lewat akses terhadap teknologi, kreativitas, dan peluang monetisasi yang lebih luas bagi para pelaku ekonomi kreatif digital tanah air, termasuk para kreator video, desainer, motion artist, hingga kreator AI. Hal ini menjadikan kreativitas tidak hanya sebagai wujud ekspresi, tetapi juga jalur karier profesional.

Melalui rangkaian fitur editing lengkap di CapCut, para kreator bisa semakin mudah dalam berkarya. Sejumlah fitur editing yang tersedia antara lain transisi, filter, efek, teks, dan stiker, templat siap pakai yang memungkinkan siapa pun menghasilkan video berkualitas tinggi dalam hitungan detik, hingga fitur utilitas berbasis AI seperti text-to-image dan AI poster, untuk meningkatkan produktivitas kreatif pengguna.

CapCut berharap dapat terus menjadi mitra pertumbuhan kreator Indonesia dengan menghadirkan teknologi yang relevan, akses yang semakin luas, serta peluang nyata untuk berkembang. Ke depan, diharapkan juga lebih banyak kreator untuk mulai berkarya, berani bereksperimen, dan memanfaatkan kreativitas sebagai jalan untuk membuka peluang baru di industri kreatif digital Indonesia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)