Pesona kota Venesia, Italia. (Federico Beccari/Unsplash)
7 Negara Eropa Paling Banyak Dikunjungi Turis Versi PBB
Riza Aslam Khaeron • 29 May 2026 14:03
Jakarta: Eropa masih kokoh berdiri sebagai destinasi paling magnetis bagi para pelancong dari seluruh penjuru dunia. Menara Eiffel, Colosseum, Sagrada Família, hingga Hagia Sophia—ikon-ikon ini tidak butuh penjelasan panjang untuk memikat jutaan orang agar rela menempuh perjalanan jauh demi menikmatinya secara langsung.
Tak heran jika berdasarkan laporan Organisasi Pariwisata Dunia di bawah PBB (UN Tourism) yang dirilis pada November 2025, kawasan Eropa sukses mencatatkan sekitar 765,6 juta kedatangan turis internasional sepanjang tahun 2024. Angka fantastis ini menegaskan kembali status Eropa sebagai wilayah paling sibuk dan diminati di peta pariwisata global.
Lantas, negara Eropa mana saja yang paling banyak dikunjungi? Berdasarkan data resmi PBB, berikut adalah tujuh negara teratas pada tahun 2024:
1. Prancis — 102,0 Juta Kedatangan
Prancis kokoh di puncak sebagai negara yang paling banyak dikunjungi di Eropa—bahkan di dunia—pada tahun 2024. UN Tourism mencatatkan Prancis berhasil menerima 102,0 juta kedatangan turis mancanegara, meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar 100,0 juta kunjungan.Paris tetap menjadi magnet utama berkat ikon legendaris seperti Menara Eiffel, Museum Louvre, Katedral Notre-Dame, serta distrik perbelanjaan kelas dunia. Di luar ibu kota, kawasan bernuansa romantis seperti Provence, Côte d'Azur, Lembah Loire, hingga area Pegunungan Alpen yang megah turut menyedot kunjungan pelancong global secara konsisten.
2. Spanyol — 93,8 Juta Kedatangan
Spanyol menyusul di peringkat kedua dengan membukukan 93,8 juta kedatangan turis asing sepanjang tahun 2024. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan sebesar 10,1 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang berada di posisi 85,2 juta kunjungan. Pertumbuhan agresif ini semakin memperkuat dominasi Spanyol di kawasan Mediterania.Kota-kota besar seperti Barcelona, Madrid, Sevilla, Valencia, serta destinasi kepulauan seperti Balearic dan Canary menjadi pusat kunjungan utama turis asing. Dengan angka kunjungan yang kini hampir menyentuh angka 100 juta, Spanyol terus membayangi Prancis dalam perebutan takhta destinasi terpopuler dunia.
3. Türkiye — 60,6 Juta Kedatangan
Türkiye (Turki) mengamankan posisi ketiga dengan mencatatkan 60,6 juta kedatangan turis pada tahun 2024, naik dari 55,2 juta kunjungan pada tahun sebelumnya (tumbuh sekitar 9,8 persen). Lewat pencapaian gemilang ini, Türkiye sukses menggeser posisi Italia dalam daftar peringkat destinasi terpopuler di kawasan Eropa versi UN Tourism.Kekuatan utama pariwisata Türkiye terletak pada letak geografis dan kulturalnya yang unik sebagai jembatan yang menghubungkan peradaban Eropa dan Asia.
Istanbul menjadi pintu gerbang utama yang memikat turis lewat kemegahan Hagia Sophia, Masjid Biru, keindahan Selat Bosphorus, serta situs-situs bersejarahnya yang kaya. Selain Istanbul, destinasi unik seperti balon udara di Cappadocia, kawasan resor pantai Antalya, keajaiban alam Pamukkale, reruntuhan kuno Ephesus, serta pesisir Mediterania yang indah menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara.

Menara Eiffel, Prancis. (Tommie Hansen/Flickr)
4. Italia — 57,7 Juta Kedatangan
Italia berada di posisi keempat dengan mencatatkan 57,7 juta kedatangan pada tahun 2024, naik tipis dari 57,2 juta pada tahun 2023 (tumbuh sekitar 0,8 persen). Meskipun mencatatkan laju pertumbuhan paling moderat di antara jajaran tujuh besar, Italia tetap memegang reputasi sebagai salah satu destinasi paling ikonik dan legendaris di dunia.Daya pikat Italia berpusat pada konsentrasi warisan sejarah, karya seni bernilai tinggi, arsitektur megah, situs religi, tradisi kuliner autentik, hingga bentang alam yang dramatis. Kota-kota legendaris seperti Roma, Venesia, Florence, Milan, Naples, daerah pedesaan Tuscany, Danau Como, hingga keindahan pesisir Sisilia terus menjadi magnet kunjungan utama.
Padatnya situs warisan dunia di Italia membuatnya tetap sangat kompetitif di tingkat global meskipun pertumbuhan tahunannya melandai dibanding Spanyol atau Türkiye.
5. Britania Raya — 41,8 Juta Kedatangan
Britania Raya menduduki peringkat kelima setelah sukses mendatangkan 41,8 juta turis pada tahun 2024. Dibandingkan dengan angka 37,2 juta pada tahun 2023, wilayah ini mencatatkan pertumbuhan mengesankan sebesar 12,2 persen—salah satu laju pertumbuhan tertinggi di antara posisi tujuh besarLondon masih mempertahankan posisinya sebagai episentrum kunjungan utama turis asing berkat destinasi ikonik seperti British Museum, Istana Buckingham, Tower of London, kawasan bersejarah Westminster, serta distrik teater West End yang populer.
Di luar wilayah metropolitan London, destinasi lain seperti kota klasik Edinburgh di Skotlandia, kota musik Manchester dan Liverpool, kota pemandian bersejarah Bath, pusat akademis Oxford dan Cambridge, hingga keindahan alam pedesaan Wales turut menyumbang jutaan kunjungan pelancong setiap tahunnya.
| Baca Juga: 10 Negara Eropa yang Sepi Wisatawan, Mana Saja? |
6. Jerman — 37,5 Juta Kedatangan
Jerman menempati peringkat keenam dengan membukukan 37,5 juta kedatangan pada tahun 2024, meningkat sekitar 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan 34,8 juta kunjungan.Jerman menawarkan portofolio wisata yang sangat beragam, mulai dari kehidupan kota metropolitan yang dinamis, situs sejarah modern, museum kelas dunia, kastel dongeng yang megah, festival berskala besar seperti Oktoberfest, hingga wisata alam yang asri.
Berlin, Munich, Hamburg, Frankfurt, Cologne, kawasan Bavaria, Black Forest, serta keindahan Lembah Rhine merupakan destinasi terpopuler bagi para pelancong. Selain rekreasi, posisi Jerman sebagai pusat bisnis dan transportasi utama di Eropa membuat sektor perjalanan bisnis (business travel) juga berkontribusi besar pada tingginya angka kunjungan di negara ini.
7. Yunani — 36,0 Juta Kedatangan
Yunani menutup daftar tujuh besar dengan membukukan 36,0 juta kedatangan sepanjang tahun 2024. Pertumbuhan solid sebesar 9,8 persen dari angka 32,7 juta pada tahun sebelumnya ini berhasil menempatkan Yunani di atas destinasi populer lainnya seperti Austria dan Portugal.Sektor pariwisata Yunani sangat bertumpu pada kombinasi situs sejarah peradaban kuno, keindahan pulau-pulau di Laut Aegea, garis pantai yang menawan, serta keramahan budaya lokal yang khas. Kota Athena, Pulau Santorini, Mykonos, Kreta, Rhodes, Corfu, hingga situs arkeologi Delphi tetap menjadi destinasi paling favorit bagi para pelancong dunia.
Citra Yunani sebagai destinasi liburan musim panas utama di Eropa—dengan air lautnya yang biru jernih, rumah-rumah putih yang ikonik, dan reruntuhan sejarah yang megah—terus menjadi daya tarik kuat yang sulit digantikan.
Dari ketujuh negara di atas, Prancis masih kokoh berdiri di puncak takhta pariwisata global dengan raihan 102,0 juta kunjungan, sementara Spanyol terus membayangi ketat lewat laju pertumbuhan yang sangat agresif. Dinamika paling menarik pada tahun 2024 adalah lompatan besar Türkiye yang berhasil menyodok ke peringkat ketiga menggeser Italia.
Fenomena ini membuktikan bahwa peta kekuatan pariwisata Eropa sangat dinamis; negara-negara yang berani berinvestasi besar-besaran pada infrastruktur pariwisata, konektivitas, serta kemudahan aksesibilitas akan terus melaju mendominasi pasar global.