NEWSTICKER

Italia Anggarkan Rp48 Miliar untuk Atasi 'Invasi' Kepiting Biru

Blue crab merupakan salah satu spesies kepiting yang sangat agresif. (Jacquelyn Martin / AP)

Italia Anggarkan Rp48 Miliar untuk Atasi 'Invasi' Kepiting Biru

Willy Haryono • 13 August 2023 19:25

Roma: Pemerintah Italia berencana menganggarkan USD3,2 juta atau setara Rp48 miliar untuk memerangi penyebaran spesies kepiting super agresif yang mengancam status negara itu sebagai salah satu produsen kerang terbesar di dunia.

"Kepiting biru" atau blue crab, yang berasal dari Atlantik barat, telah menyebar ke beberapa lokasi mirip laguna di Italia dalam satu dekade terakhir. Spesies ini memangsa kerang lokal, telur ikan, dan kehidupan air lainnya, hingga mengguncang industri makanan laut Italia.

Para ahli mengaku belum mengetahui pasti mengapa jumlah kepiting biru bisa bertambah begitu cepat, yang mungkin berkaitan dengan perubahan iklim.

Pekan lalu, Menteri Pertanian Italia Francesco Lollobrigida mengunjungi delta lembah sungai Po di Italia utara, salah satu daerah paling terdampak. Ia mengatakan bahwa pemerintah akan menyetujui pendanaan darurat.

Dana sebesar Rp48 miliar akan diberikan kepada koperasi nelayan dan petani yang mencoba menurunkan jumlah kepiting biru lewat kampanye berskala besar.

Nelayan di daerah terdampak telah disarankan untuk menangkap kepiting biru sebanyak mungkin untuk membatasi jumlah mereka, tetapi upaya di lembah Po tidak membuat banyak perbedaan. Pekan lalu, Emanuele Rossetti dari Koperasi Nelayan Polesine, mengatakan bahwa sebanyak 12 (metrik) ton kepiting biru telah ditangkap setiap hari.

Namun, hal itu tampaknya berdampak kecil pada populasi kepiting. "Kami berkecil hati," kata Rossetti.

"Kerang-kerang muda hampir sepenuhnya dimangsa (kepiting), pasti tahun depan kita akan mengalami krisis yang sangat besar dan kekurangan pasokan di pasar," lanjut dia, dikutip dari laman CGTN, Minggu, 13 Agustus 2023.

Sementara itu, hanya sebagian kecil dari kepiting yang telah ditangkap, dijual untuk konsumsi manusia. Ini dikarenakan kepiting biru merupakan hal baru yang relatif menarik sedikit permintaan. Sisa kepiting biru yang ditangkap telah dimusnahkan begitu saja, meski ada rencana untuk menggunakan sebagian untuk keperluan pakan ternak.

Lobi pertanian Coldiretti mengatakan "invasi" kepiting berubah menjadi "bencana alam" yang mengancam kelangsungan hidup 3.000 perusahaan keluarga di delta Po yang mengandalkan industri kerang, yang sudah berjuang akibat dampak meningkatnya kekeringan di wilayah tersebut.

Italia adalah produsen kerang terbesar di Eropa, dan terbesar ketiga di dunia setelah Tiongkok dan Korea Selatan, menurut data Organisasi Pangan dan Pertanian PBB dari tahun 2021.

Negeri Pizza juga rumah bagi spaghetti alle vongole, spageti dengan kerang, yang merupakan salah satu kuliner klasik Italia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Metrotvnews.com

(Willy Haryono)