Basarnas Kerahkan Semua Unsur dalam Operasi SAR KM Virgo

Kepala Basarnas Mohammad Syafii (kedua kiri bawah) dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Basarnas Kerahkan Semua Unsur dalam Operasi SAR KM Virgo

Achmad Zulfikar Fazli • 3 October 2026 23:26

Banjarmasin: Basarnas menegaskan mengerahkan seluruh unsur tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan dalam operasi SAR terhadap 243 korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa yang berlangsung selama 21 hari. Tim yang dilibatkan terdiri atas unsur darat, laut, hingga udara.

“Operasi telah melibatkan seluruh potensi SAR nasional, baik dari Basarnas, TNI, Polri, kementerian/lembaga, swasta, dan masih banyak potensi SAR lainnya,” kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilansir dari Antara, Sabtu malam, 3 Oktober 2026.

Dia menyampaikan pengerahan unsur SAR gabungan tersebut mencakup tujuh pesawat udara, 24 kapal besar, serta 63 personel penyelam yang memiliki kemampuan khusus untuk melaksanakan SAR bawah permukaan selama operasi pencarian.

“Jumlah personel yang terlibat lebih dari 1.200 personel gabungan sejak kejadian kecelakaan hingga saat ini,” ucap Syafii.

Syafii mengatakan pelaksanaan pencarian tidak hanya dilakukan dengan satu metode, tetapi melalui beberapa pendekatan, mulai dari pencarian melalui udara, permukaan laut, dan pesisir pantai, hingga pencarian di bawah permukaan dengan penyelaman.

Menurut dia, area pencarian hingga saat ini telah sangat luas, mencakup Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat berdasarkan perkembangan operasi pencarian yang telah dilakukan.

Dia menyebutkan operasi mengalami perkembangan dari pencarian yang semula terfokus di sekitar lokasi kecelakaan menjadi pencarian dengan cakupan wilayah lebih luas berdasarkan penemuan korban dan perkembangan situasi.

“Kini pencarian mencakup wilayah yang lebih luas berdasarkan penemuan korban dan perkembangan situasi di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Barat,” ujar Syafii.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (3/10/2026) malam. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)


Sejak hari pertama pelaksanaan operasi SAR saat KM Virgo kecelakaan pada Minggu, 13 September 2026, Basarnas telah memperpanjang operasi SAR sebanyak dua kali dengan masing-masing perpanjangan tujuh hari hingga hari ke-21.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan setelah melakukan evaluasi pada hari ke-21, Basarnas memutuskan tetap melanjutkan operasi SAR dengan waktu fleksibel sesuai perkembangan di lapangan dan menyesuaikan dengan jumlah personel, namun tetap dengan unsur instansi yang terlibat sejak awal pelaksanaan operasi SAR.

Hingga hari ke-21 operasi SAR, pukul 22.00 WITA, Sabtu, 3 Oktober 2026, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 188 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia. Sementara itu, 55 korban lain masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

(Achmad Zulfikar Fazli)