Kasi Pelayanan Desa Jepang, Hamdan. (Metro TV/ Udin Ali Nani)
Viral, Calon Pengantin Perempuan di Kudus Hilang Jelang Akad Nikah
Udin Ali Nani • 5 November 2026 09:21
Kudus: Rencana pernikahan di Desa Jepang, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendadak berubah menjadi kecemasan. Calon pengantin perempuan bernama Leli dikabarkan hilang tanpa kabar menjelang hari pernikahannya dengan Dwi. Peristiwa ini pun viral di media sosial.
Kasi Pelayanan Desa Jepang, Hamdan, mengatakan Leli sebelumnya berpamitan kepada orang tuanya untuk mengikuti wawancara kerja di salah satu perusahaan rokok di Kudus. Namun hingga hari pernikahan tiba, Leli tak kunjung kembali.
"Izin sama orang tua mau wawancara, terus sampai hari H tidak pulang. Minggu malamnya enggak pulang, Senin pagi juga enggak pulang. Calon suami juga dikasih tahu," kata Hamdan di Kudus, dikutip Kamis, 5 November 2026.
Meski calon pengantin perempuan belum diketahui keberadaannya, Dwi tetap datang sesuai jadwal akad nikah. Petugas KUA, penghulu, saksi, serta perwakilan keluarga juga telah hadir.
"Saya hadir ya. Tetap saya hadir ya di Senin itu, karena memang jadwalnya jam 08.00 pas. Petugas dari KUA, penghulu, petugas KUA desanya juga hadir. Disaksikan saksi-saksi dan perwakilan keluarga, kemudian musyawarah. Ternyata mau dinikahkan, calon istri tidak ada, jadi gagal," jelas Hamdan.
Pihak keluarga enggan memberikan keterangan kepada awak media dan meminta agar tidak mengambil gambar di sekitar rumah.
.jpg)
Ilustrasi Pernikahan. Foto Pexels
Sementara itu, pihak Kantor Urusan Agama (KUA) memberikan tenggat waktu hingga satu bulan ke depan. Akad nikah masih dapat dilanjutkan apabila Leli berhasil ditemukan dan calon pengantin pria tetap bersedia menikah.
Hingga kini, keberadaan Leli masih belum diketahui. Keluarga berharap Leli segera ditemukan dan kembali, sehingga misteri kepergiannya menjelang hari pernikahan dapat terungkap.
Sebelumnya, seserahan berupa aneka kue dan sebuah sepeda motor telah disiapkan untuk mengiringi hari bahagia Dwi dan Leli. Namun, rencana pernikahan tersebut justru berakhir tanpa prosesi akad nikah.
Dalam video berdurasi 24 detik yang direkam warga, terlihat sejumlah hantaran kue dan sepeda motor dengan pelat nomor khusus bertuliskan nama Dwi dan Leli.