BP BUMN Tingkatkan Modal Dasar DSI Jadi Rp4 Triliun

Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan Azhari

BP BUMN Tingkatkan Modal Dasar DSI Jadi Rp4 Triliun

Andika Fauzan Azhari • 6 November 2026 21:29

Jakarta: Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) resmi meningkatkan modal dasar PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menjadi Rp4 triliun. Kebijakan ini untuk mendukung pelaksanaan mandat perusahaan sebagai perantara tunggal ekspor tiga komoditas Sumber Daya Alam (SDA) strategis.

 
"Pada 25 Mei 2026 telah dilakukan penguatan permodalan kepada DSI melalui penambahan modal dasar menjadi Rp4 triliun dan modal disetor menjadi Rp1 triliun," ujar Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf, dalam acara Sosialisasi Perkembangan dana hasil ekspor (DHE) SDA di Jakarta, Jumat, 6 November 2026.
 
Sementara itu, komposisi kepemilikan saham DSI terdiri atas Danantara yang memiliki 99 persen saham seri B, serta BP BUMN yang memegang satu persen saham seri A (golden share) sebagai perwakilan negara. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 2026.
 
Ia menjelaskan, penguatan organisasi DSI juga telah dilakukan melalui RUPS yang menunjuk jajaran dewan direksi dan komisaris yang profesional. Kepemimpinan perusahaan ini dipimpin oleh Luke Mahony, selaku CEO beserta jajaran direksi lainnya.

Danantara Indonesia Fokus Memperkuat Fondasi Transformasi Ekonomi RI

(Wisma Danantara Indonesia. Foto: Dok istimewa)


 

Penguatan kapasitas sistem

 

Menurut Aminuddin, dalam rangka melaksanakan amanat PP Nomor 24 Tahun 2026, DSI telah mempersiapkan kapasitas sistem serta pembangunan infrastruktur penunjang. Seluruh perencanaan tersebut telah ditetapkan secara matang melalui Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) DSI Tahun 2026.
 
"BP BUMN berkomitmen untuk mengawal perintah dari bapak presiden kepada DSI sebagai BUMN untuk sebagai perantara tunggal ekspor di tiga komoditas," kata Aminuddin.
 
Selain itu, BP BUMN juga memastikan kesiapan perbankan Himbara yang telah ditunjuk untuk mengelola penempatan DHE SDA. Dari total 16 bank penerima DHE, lima di antaranya merupakan bank BUMN yang dipastikan akan menjalankan layanan perbankan tersebut dengan sebaik-baiknya.

(Gervin Nathaniel Purba)