Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah). Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan.
DSI Ditetapkan Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis
Andika Fauzan Azhari • 6 November 2026 18:21
Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah menetapkan BUMN ekspor atau Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam implementasi ekspor sumber daya alam (SDA) strategis. DSI berperan sebagai perantara tunggal, di mana pelaksanaan transaksi komersial tetap dilakukan oleh eksportir atau penjual dengan pembeli.
"DSI berperan sebagai perantara tunggal, di mana pelaksanaan transaksi komersial tetap dilakukan oleh eksportir atau penjual dengan buyer atau pembeli dan atas transaksi ini dilakukan penelitian mendalam oleh DSI," ujar Menko Airlangga, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 6 November 2026.
DSI, kata Airlangga, juga melakukan kontrol dan memberikan persetujuan terhadap draft pemberitahuan ekspor barang (PEB). DSI melakukan pengecekan serta analisa atas dokumen kontrak, draft PEB, dan dokumen transaksi lainnya sebelum dikirimkan ke sistem digital Bea Cukai atau CEISA.
Dokumen PEB tersebut nantinya dibuat oleh eksportir di portal DSI. Meskipun demikian, pemenuhan kewajiban ekspor seperti lartas, domestic market obligation (DMO), pemeriksaan barang, hingga devisa hasil ekspor (DHE) tetap dipenuhi dan menjadi tanggung jawab penuh eksportir.
(Wisma Danantara Indonesia. Foto: Dok istimewa)
Pengawasan penuh dan penyiapan regulasi
Seluruh penyiapan dan pengiriman dokumen terkait proses bisnis ekspor SDA dilakukan secara real-time dan digital. Layanan ini menggunakan portal DSI atau sistem Nadi yang terhubung langsung dengan CEISA, di Direktorat Jenderal Bea Cukai serta Sistem Indonesia National Single Window (SINSW).
"Seluruh penyiapan dan pengiriman dokumen dilakukan secara real time secara digital melalui portal DSI atau sistem Nadi yang terhubung langsung dengan CEISA di Direktorat Bea Cukai dan SINSW," kata Airlangga.
Ia menambahkan, prinsip dasar kegiatan operasional dan alur data dalam ekspor SDA strategis merupakan pengawasan DSI untuk dilakukan secara menyeluruh pada pre-clearance dan post-clearance dengan pemeriksaan dan layanan Direktorat Bea Cukai dan LNSW dalam proses customs clearance.