Gunung Merapi Muntahkan 3 Kali Awan Panas Guguran ke Arah Magelang

Gunung Merapi tercatat tiga kali memuntahkan awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum mencapai 2 kilometer ke arah Kabupaten Magelang. (Metro TV/Lorien Nurajay Oxa)

Gunung Merapi Muntahkan 3 Kali Awan Panas Guguran ke Arah Magelang

Metro TV • 30 September 2026 22:43

Magelang: Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mengalami peningkatan aktivitas. Dalam beberapa jam pengamatan, tercatat tiga kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum mencapai 2 kilometer ke arah barat daya atau wilayah Kabupaten Magelang.

Petugas Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magelang Triyono mengatakan tiga awan panas guguran terpantau melalui kamera pemantau Gunung Merapi. Ketiganya terjadi dalam rentang waktu sekitar 10 menit.

"Dari pantauan yang kami lakukan melalui CCTV Merapi sore ini terdapat tiga kali awan panas guguran (APG), yang pertama pukul 15.41, 15.46, 15.51," kata Triyono, di Magelang, Rabu, 30 September 2026.


Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas pertama tercatat dengan amplitudo maksimum 29,67 milimeter dan durasi 244,97 detik. Awan panas kedua berlangsung selama 172,56 detik, sedangkan luncuran ketiga berdurasi 155,21 detik.

Triyono mengatakan hingga saat ini belum ada laporan dampak dari tiga awan panas guguran tersebut. "Sampai saat ini belum ada dampak awan panas guguran yang terjadi sore tadi karena ada hujan atau angin juga mengarah timur," jelasnya.

Selain awan panas guguran, pemantauan BPPTKG pada pukul 12.00-18.00 WIB juga mencatat 31 kali gempa guguran, 18 kali gempa hybrid atau fase banyak, dan satu kali gempa tektonik jauh.

Saat ini, status Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga. Data pemantauan menunjukkan suplai magma di dalam tubuh gunung masih berlangsung sehingga potensi awan panas guguran susulan masih perlu diwaspadai.


Gunung Merapi tercatat tiga kali memuntahkan awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum mencapai 2 kilometer ke arah Kabupaten Magelang. (Metro TV/Lorien Nurajay Oxa)

Warga Diminta Waspada

Triyono mengingatkan masyarakat tetap mematuhi imbauan terkait aktivitas Gunung Merapi. Warga dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak.

"Imbauan masih sama, yaitu masyarakat dilarang beraktivitas di 3 kilometer," imbaunya.

Masyarakat yang berada di sekitar alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi juga diminta mewaspadai potensi lahar, terutama saat terjadi hujan di kawasan puncak. Warga juga diimbau mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik. (Lorien Nurajay Oxa)

(Silvana Febiari)