Gedung WTO: Foto: dok WTO.
Diguncang Krisis Geopolitik, Bos WTO Desak Penguatan Sistem Perdagangan Global
Husen Miftahudin • 2 September 2025 13:53
Bled: Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) Ngozi Okonjo-Iweala menyerukan penguatan sistem perdagangan global yang saat ini berada dalam kondisi keseimbangan tidak stabil.
"Gangguan saat ini dalam sistem perdagangan global mengandung peluang untuk menempatkannya pada landasan yang lebih kokoh untuk dekade mendatang," tegas Okonjo-Iweala dalam Forum Strategis Bled ke-20 di Slovenia, dikutip dari Xinhua, Selasa, 2 September 2025.
Okonjo-Iweala mengakui sistem perdagangan dunia masih memiliki inti yang stabil, namun menghadapi ketidakseimbangan akibat gangguan geopolitik dan proteksionisme.
Ia juga menyerukan Uni Eropa untuk memimpin reformasi perdagangan global demi menciptakan lapangan kerja dan menjaga stabilitas ekonomi.
| Baca juga: Menang di WTO, Indonesia Pede Ekspor Biodiesel ke Uni Eropa Tumbuh 6,7% |

(Ilustrasi perdagangan internasional. Foto: Medcom.id)
Perkuat hubungan perdagangan
Sementara Komisaris Uni Eropa (UE) Jozef Sikela menegaskan pentingnya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi dengan negara ketiga untuk mendorong pertumbuhan blok Eropa.
Sekretaris Negara Slovenia Matevz Frangez menekankan penguatan prinsip inti WTO serta mengkritik kesepakatan perdagangan UE-AS yang dinilainya tidak adil.
Diketahui, Forum Strategis Bled ke-20 juga meluncurkan inisiatif baru bertajuk Future 500 untuk mengidentifikasi 500 perusahaan potensial dari kawasan Eropa Tengah, Eropa Timur, dan Eropa Tenggara.
Program tersebut dipimpin oleh Atlantic Council dan Bled School of Management, dengan fokus pada perluasan akses modal serta kemitraan strategis.