Tak Tegas Soal Oposisi, PDIP Dinilai Berkepentingan di Pilkada

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri/Tim Media PDIP

Tak Tegas Soal Oposisi, PDIP Dinilai Berkepentingan di Pilkada

Fachri Audhia Hafiez • 27 May 2024 12:18

Jakarta: PDI Perjuangan (PDIP) belum menegaskan posisi di pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5. Sikap itu dinilai terkait kepentingan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli menilai PDIP masih membutuhkan partai politik (parpol) di Koalisi Indonesia Maju (KIM). PDIP dapat menjalin koalisi dengan partai lain itu di pilkada.

"Jika dinyatakan pada Rakernas takut ada anggapan bahwa PDIP jumawa, dan ini tidak baik. Karena PDIP butuh partai-partai dari KIM untuk koalisi pilkada," kata Lili saat dihubungi Medcom.id, Senin, 27 Mei 2024.
 

Baca: Bimbang Menjadi Penyeimbang

Lili menilai ada kekhawatiran PDIP jika sikap oposisi disampaikan. Partai di KIM, bakal menjauh dan PDIP akan melenggang sendirian.

"Nah jika disampaikan sekarang, partai-partai tersebut bisa menjauh, tidak mau berkoalisi dalam pilkada. PDIP jalan sendiri dan dijadikan 'common enemy' dalam pilkada," ujar Lili.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ogah gegabah menentukan sikap politik partai terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Megawati tengah fokus pada Pilkada 2024.

"Enak saja. Ini pasti wartawan yang ditunggu iki, sikap dari Rakernas," ucap Megawati dalam pidato penutupan Rakernas ke-5 PDIP di Beach City International Stadium, Jakarta Utara, Minggu, 26 Mei 2024.

Megawati mengatakan partainya sedang menyongsong pilkada. Dia memerintahkan kadernya menggandeng rakyat.

"Karena itulah hal terbaik saat ini adalah turun ke akar rumput untuk persiapan pilkada," kata Megawati.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)