Pengamen berkostum pocong. Foto: Dok Antara
Polresta Cirebon Tegaskan Isu Teror Pocong Begal Hoaks
Whisnu Mardiansyah • 27 May 2026 09:09
Cirebon: Polresta Cirebon memastikan kabar mengenai "teror pocong begal" yang saat ini tengah ramai diperbincangkan di media sosial dan menyita perhatian publik di adalah informasi palsu atau hoaks.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, menyampaikan sampai dengan saat ini polisi belum menerima laporan apa pun dari warga maupun menemukan bukti kejadian di lapangan yang berkaitan dengan isu tersebut di wilayah hukum Polresta Cirebon.
"Kami meminta warga agar tetap tenang dan tidak gampang percaya terhadap informasi yang sumber maupun kebenarannya masih belum jelas," ujar Imara di Cirebon, seperti dilansir Antara, Selasa, 26 Mei 2026.
Polisi juga telah melakukan penelusuran dan pemeriksaan di lapangan, namun tidak menemukan fakta ataupun kejadian nyata mengenai adanya "teror pocong" sebagaimana yang santer diberitakan di berbagai platform media sosial.
Menurut Imara, masyarakat sebaiknya lebih arif dalam menyikapi berbagai unggahan yang menjadi viral. Sikap ini penting agar warga tidak ikut menyebarluaskan kabar bohong yang berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan publik.
Imara juga mengimbau warga untuk segera melaporkan ke layanan darurat kepolisian di nomor 110 apabila mendapati aktivitas yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal mereka. Ia menegaskan bahwa petugas kepolisian siap mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan setiap kali menerima laporan dari masyarakat.
"Informasi palsu yang tersebar di media sosial berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat apabila tidak segera diluruskan," tambah Imara.
.jpg)
Flayer imbauan teror pocong hoaks Polres Situbondo, jatim. ANTARA/HO-Polres Situbondo
Oleh karena itu, Polresta Cirebon terus mengajak warga untuk melakukan verifikasi atau pengecekan kebenaran informasi terlebih dahulu sebelum meyakininya ataupun menyebarkannya kepada orang lain.
"Kami tegaskan bahwa situasi keamanan di wilayah Kabupaten Cirebon tetap dalam kondisi aman dan masyarakat diminta agar tidak terpancing oleh isu-isu yang kebenarannya belum terbukti," ujar Kapolresta.