Lampion 'Bercerita' di Peringatan Waisak Illumination of Jakarta

Lampion berbentuk patung Budha. Foto: Metro TV/M Iqbal

Lampion 'Bercerita' di Peringatan Waisak Illumination of Jakarta

Muhammad Iqbal Sidiq • 30 May 2026 21:31

Jakarta: Ribuan masyarakat terlihat menikmati suasana gemerlap di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang disulap menjadi ruang penuh lampion. Melalui festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan 13 instalasi seni lampion yang memiliki makna spiritual menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 B.E.

Berikut sejumlah makna dari beberapa instalasi lampion favorit warga dalam Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace.  

Sacred Buddha Illumination

Instalasi utama yang merepresentasikan momen pencerahan Sang Buddha melalui figur Buddha. Sebagai titik pusat perayaan Waisak, instalasi ini menghadirkan suasana reflektif yang melambangkan kebijaksanaan, kedamaian, dan kesadaran batin. 


Lorong lampion. Foto: Metro TV/M Iqbal

Pengunjung diajak menikmati pengalaman visual yang ikonik sekaligus merasakan makna spiritual tentang perjalanan menuju pencerahan.

The Enlightened Candi

Instalasi cahaya ini terinspirasi dari arsitektur candi sebagai simbol perjalanan menuju pencerahan. Susunan candi bercahaya yang dipadukan dengan elemen LED menghadirkan suasana megah dan hangat.

Setiap pancaran cahaya sebagai transformasi dari kegelapan menuju kebijaksanaan. Instalasi ini mengajak pengunjung merasakan semangat Waisak melalui pengalaman visual yang modern.

Lotus Light Pathway

Berbentuk jalur instalasi cahaya yang terinspirasi dari bunga lotus sebagai simbol kesucian dan pencerahan dalam ajaran Buddha. Rangkaian lampion lotus dan permainan cahaya menciptakan suasana immersive di sepanjang pathway.
 


Dirancang sebagai pengalaman berjalan yang estetik, instalasi ini mengajak pengunjung merasakan perjalanan menuju ketenangan dan pencerahan di tengah suasana urban Jakarta.

Tree of Light Avenue

Masih berkonsep koridor, instalasi ini menghadirkan deretan pepohonan bercahaya dengan dekorasi lantera dicsepanjang jalur pedestrian. Instalasi ini memadukan keindahan alam dengan sentuhan artistik untuk menciptakan kesan tak terlupakan.

Cahaya yang hadir melambangkan harapan, kedamaian, dan kebersamaan dalam semangat perayaan Waisak.

Tri Suci Waisak 

Beda dari yang lain, instalasi ini menampilkan penjabaran tiga peristiwa agung dalam kehidupan Siddhartha Gautama.

Kelahiran Siddhartha Gautama, yang bermakna sebagai awal kehidupan suci yang membawa harapan, kedamaian, dan potensi kebuddhaan dalam diri setiap makhluk.


Warga berfoto di lampion berbentuk candi. Foto: Metro TV/Arbida.

Pencapaian pencerahan, sebagai simbol kemenangan atas kebodohan dan penderitaan melalui kebijaksanaan, meditasi, dan pengembangan batin.

Wafat Maha Parinibbana, sebagai simbol pelepasan sempurna dari segala keterikatan dan akhir dari siklus kelahiran, serta teladan menuju kedamaian abadi.

Masyarakat dapat menikmati instalasi lampion  dalam Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace mulai dari tanggal 29 Mei-1 Juni 2026.

(M Sholahadhin Azhar)