Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. Foto: ANTARA/Harianto.
Menhub: Stasiun KRL JIS Kuatkan Integrasi Transportasi Publik
Fachri Audhia Hafiez • 25 June 2026 10:44
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pengoperasian Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) memperkuat sistem integrasi transportasi publik di kawasan Jabodetabek. Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan mampu memperluas konektivitas sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan strategis di utara Jakarta.
"Stasiun JIS terhubung dengan jaringan KRL yang lebih luas dan menjadikannya bagian dari ekosistem transportasi publik Jabodetabek yang terintegrasi," kata Dudy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 25 Juni 2026.
Dudy menjelaskan, Stasiun KRL JIS merupakan pemberhentian baru pada lintas Commuter Line Tanjung Priok relasi Jakarta Kota-Tanjung Priok, yang posisinya berada di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok. Kehadiran stasiun ini membuka akses langsung menuju kawasan stadion melalui konektivitas terpadu dengan Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Jakarta Kota.
"Stasiun ini adalah jawaban nyata atas kebutuhan mobilitas warga Jakarta yang terus berkembang," ujar Dudy.
Menurut Dudy, setiap infrastruktur transportasi yang dibangun merupakan langkah nyata menuju Jakarta yang lebih berkelanjutan, efisien, dan nyaman. Proyek ini sekaligus menjadi stimulus penting untuk mendorong masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi massal.
Ia pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah membangun stasiun tersebut. Proyek ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan kawasan strategis kota yang berorientasi transit.
"Kerja sama antara pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan ini menjadi contoh kolaborasi dalam pembangunan transportasi nasional," tutur Dudy.
.jpg)
Kawasan Jakarta International Stadium (JIS). Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian berperan aktif dalam memastikan seluruh aspek operasional Stasiun JIS memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan. Selama masa operasional terbatas, Kemenhub terus memberikan pendampingan teknis dan melakukan evaluasi berkala bersama Pemprov DKI Jakarta.
Dudy menegaskan, sinergi lintas sektor antara Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Kereta Commuter Indonesia menjadi kunci utama di balik hadirnya layanan transportasi yang saling terhubung ini.
"Kolaborasi ini sekaligus menjadi contoh pengembangan transportasi perkotaan yang mengedepankan integrasi antarlembaga untuk menjawab kebutuhan masyarakat," ucap Dudy.
Pada tahap operasional terbatas, layanan Commuter Line Tanjung Priok telah mulai melayani naik-turun penumpang di Stasiun JIS sejak 22 Juni 2026 pukul 13.00 WIB, dengan frekuensi perjalanan setiap 30 menit sekali. Kereta ini beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB.
Menariknya, sebagai bentuk kado dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, tarif perjalanan dari dan menuju Stasiun JIS ditetapkan hanya sebesar Rp1 selama masa operasional terbatas pada tanggal 22-28 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk mencoba dan membiasakan diri menggunakan transportasi publik.
Hingga saat ini, pembangunan fisik utama Stasiun JIS yang mencakup area peron, jalur pedestrian, dan jembatan penghubung (skybridge) dipastikan telah rampung. Pihak otoritas akan terus menyempurnakan fasilitas pendukung seperti lift, eskalator, serta akses tambahan secara bertahap guna mencapai standar pelayanan yang optimal.
Kehadiran Stasiun KRL JIS ini diproyeksikan mampu mereduksi kemacetan di Jakarta Utara, mendukung pergerakan massa saat penyelenggaraan kegiatan berskala besar di stadion, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sebelumnya, Dudy bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meresmikan langsung operasional stasiun ini di kawasan Sunter, Jakarta Utara, pada Senin, 22 Juni 2026.