Rapor Hijau, Survei: Mayoritas Publik Puas dengan Program MBG

Makan bergizi gratis. Foto- Ilustrasi Antara

Rapor Hijau, Survei: Mayoritas Publik Puas dengan Program MBG

Achmad Zulfikar Fazli • 8 February 2026 23:12

Jakarta: Hasil survei dari lembaga riset Indikator Politik Indonesia pada awal 2026 menunjukkan mayoritas publik merasa puas dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Jumlahnya mencapai 70 persen lebih.

Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan survei itu dilakukan terhadap 1.220 responden yang merupakan WNI dalam kurun 15-21 Januari 2026. Dari seribuan responden itu, sebanyak 72,8 persen puas atas program MBG.

"Yang cukup puas ini sangat mungkin berubah sesuai dengan kondisi tergantung kemampuan BGN (Badan Gizi Nasional)," kata Burhanuddin dalam konferensi pers di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 8 Februari 2026.

Dia menjelaskan responden yang merasa sangat puas sebanyak 12,2 persen, dan responden yang cukup puas sebanyak 60,6 persen. Kemudian, responden yang merasa kurang puas sebanyak 19,9 persen dan tidak puas sama sekali ada 4,5 persen.

"Jadi yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat," kata dia.
 

Baca Juga: 

MBG Jangkau 300-400 Ribu Lansia dan 36 Ribu Disabilitas Tahun Ini



Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers secara daring yang disaksikan dari Jakarta, Selasa (27/5/2025). (ANTARA/Rio Feisal)

Dia mengatakan tingkat kepuasan terhadap program MBG juga akan berimplikasi kepada tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo. Namun dari survei juga ditemukan ada responden yang merasa tidak puas terhadap program MBG, tetapi masih puas terhadap kinerja Prabowo.

Di samping itu, dia mengatakan ada seperempat responden yang tak puas terhadap MBG cenderung tidak puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Menurut dia, BGN harus memperbaiki kualitas program MBG maupun meminimalisir kasus-kasus negatif, seperti keracunan.

"Jadi ini penting buat BGN untuk memperbaiki kinerjanya. Kalau misalnya program MBG ini ketidakpuasannya meningkat itu punya implikasi terhadap penilaian kinerja Pak Prabowo di mata publik," kata dia.

Proses pengambilan data dalam survei itu dilakukan pada 15-21 Januari 2026, melalui metode wawancara secara langsung. Tingkat kepercayaan dalam survei ini sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)