Basarnas: Kesaksian Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Dikaji KNKT

Kepala Basarnas Mohammad Syafii memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang.

Basarnas: Kesaksian Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Dikaji KNKT

Whisnu Mardiansyah • 14 September 2026 16:06

Banjarmasin: Keterangan korban selamat Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 menjadi salah satu bahan masukan bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam mengungkap penyebab kecelakaan kapal di perairan Laut Jawa.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii mengatakan informasi dari para korban selamat akan dikaji bersama unsur yang terlibat dalam posko operasi pencarian dan pertolongan.

“Informasi-informasi itu nanti tentunya akan menjadi bahan masukan dari tim teman-teman yang dari KNKT untuk merumuskan bahwa kejadian yang terjadi ini yang diawali dari cuaca buruk ini apakah memang ada informasi atau masukan-masukan yang nantinya bisa menjadi rekomendasi ke depan,” kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, seperti dilansir Antara, Senin, 14 September 2026.

Syafii menjelaskan Basarnas tidak memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi mendalam terkait penyebab kecelakaan. Proses tersebut menjadi bagian dari kewenangan KNKT.

Sementara itu, berbagai informasi yang disampaikan korban selamat akan ditelaah oleh unsur yang berada di posko operasi. Posko tersebut melibatkan Basarnas, Kepolisian, pemilik kapal, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

“Kita akan kaji, kita akan assessment. Karena itu di posko ini kita dilengkapi mulai dari teman-teman dari Basarnas, dari Kepolisian, kemudian dari owner kapal, juga dari KSOP. Ini yang akan menerima setiap keluhan yang disampaikan,” ujar Syafii.
 


Informasi Korban Dikaji dalam Operasi SAR

Syafii menuturkan setiap informasi maupun keluhan yang diterima posko akan dihimpun dan diolah menjadi data. Langkah tersebut dilakukan untuk menilai informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan, termasuk informasi mengenai keberadaan korban yang masih belum ditemukan.

Hasil kajian juga dapat menjadi pertimbangan dalam evaluasi operasi SAR. Jika informasi yang diterima dinilai memiliki unsur kebenaran dan masih terdapat korban yang belum ditemukan selama operasi berlangsung, Basarnas akan membahas kemungkinan perpanjangan operasi melalui rapat evaluasi.

“Kalau memang itu mengandung unsur kebenaran, pada saat operasi ini kita laksanakan, kemudian masih ada korban yang belum ditemukan, saat itulah kita akan laksanakan rapat evaluasi untuk penentuan perpanjangan operasi,” katanya.

Syafii menegaskan operasi pencarian dan pertolongan tetap berfokus pada keberadaan korban yang masih dinyatakan hilang. Adapun penyebab kecelakaan menjadi ranah investigasi KNKT. Hasil investigasi tersebut nantinya menjadi bagian dari proses penyusunan rekomendasi keselamatan transportasi.


Petugas gabungan mengevakuasi satu jasad berjenis kelamin laki-laki menggunakan kantong jenazah dari Kapal tanker MT Mauhau yang merupakan korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dari total 243 korban di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalima
 

128 Korban Masih Dicari

Hingga Senin, 14 September 2026, pukul 15.30 Wita, Basarnas mencatat 115 korban KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Jumlah tersebut terdiri atas 109 korban selamat dan enam korban meninggal dunia.

Dengan total 243 penumpang, masih terdapat 128 korban yang belum ditemukan. Dari 115 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 orang telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Rinciannya, 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.

Selain itu, satu korban telah tiba di Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru. Sebanyak 28 korban lainnya masih dalam proses evakuasi dari lokasi kecelakaan menuju Pelabuhan Trisakti.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026.

(Whisnu M)