Rumania Tembak Jatuh Drone Ketiga yang Diduga Berasal dari Rusia

Pesawat jet tempur F-16 milik Rumania menembak jatuh drone ketiga yang diduga berasal dari Rusia. (Anadolu Agency)

Rumania Tembak Jatuh Drone Ketiga yang Diduga Berasal dari Rusia

Willy Haryono • 26 July 2026 19:33

Bucharest: Presiden Rumania Nicusor Dan menuduh Rusia telah melanggar wilayah udara negaranya setelah militer Rumania menembak jatuh drone ketiga dalam kurun tiga hari terakhir.

Menteri Pertahanan Rumania Radu Miruta mengatakan sebuah pesawat jet tempur F-16 telah menembak jatuh satu unit drone di atas Laut Hitam pada Minggu, 26 Juli 2026, sekitar lima menit setelah pesawat nirawak itu memasuki wilayah udara Rumania.

Dalam pernyataan di media sosial X, Presiden Nicusor Dan mengutip hasil penyelidikan yang menyebut drone yang ditembak jatuh pada Jumat merupakan drone model Shahed yang digunakan Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Sementara itu, penyelidikan terhadap drone yang ditembak jatuh pada Sabtu dan Minggu masih berlangsung.

"Tidak dapat diterima dan tidak dapat ditoleransi bahwa Federasi Rusia terus melanggar wilayah udara Rumania, yang juga merupakan wilayah udara NATO dan Uni Eropa," tulis Dan, seperti dikutip dar Euractiv.

Sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 2022, Rumania beberapa kali mendeteksi drone memasuki wilayah udaranya. Namun, hingga Jumat lalu, negara itu belum pernah menembak jatuh drone yang melanggar wilayah udaranya.

Pada Mei lalu, sebuah drone menghantam sebuah gedung apartemen di Rumania dan melukai dua orang. Insiden tersebut memicu kecaman dari NATO dan Uni Eropa, yang menyalahkan Rusia serta memperingatkan agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.

Sebagai respons terhadap meningkatnya insiden tersebut, parlemen Rumania pada 2025 mengesahkan undang-undang yang mengizinkan militer menembak jatuh drone yang memasuki wilayah udara negara itu tanpa izin.

Baca juga:  Drone Rusia Hantam Blok Apartemen di Rumania, Dua Orang Terluka

(Willy Haryono)