Hujan Bikin 12 RT dan 17 Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Ilustrasi banjir. Foto: Metro TV/Yurike

Hujan Bikin 12 RT dan 17 Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Farhan Zhuhri • 22 January 2026 12:54

Jakarta: Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis, 22 Januari 2026, pagi menyebabkan banjir di sejumlah pemukiman dan ruas jalan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 12.00 WIB, terdapat 12 RT dan 17 ruas jalan yang masih banjir.

Kepala Pusat Data dan Informasi Mohamad Yohan mengatakan, genangan di wilayah permukiman seluruhnya terjadi di Jakarta Barat. 

"Kelurahan Kapuk terdapat satu RT dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter, Kelurahan Kedaung Kali Angke delapan RT dengan ketinggian 45–50 sentimeter, serta Kelurahan Rawa Buaya tiga RT dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter. Seluruh genangan dipicu oleh curah hujan tinggi," ujar Yohan melalui keterangannya, Kamis, 22 Januari 2026.

Selain pemukiman, BPBD DKI Jakarta mencatat 17 ruas jalan terdampak yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 50 sentimeter, seperti di Jalan Gaya Motor 2, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara, serta di kawasan Pondok Karya, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan.
 


Beberapa ruas jalan yang tergenang antara lain Jalan Gaya Motor Raya, Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot Km 13, Fly Over Pesing, Jalan Pulo Raya IV Petogogan, Jalan Kapuk Bongkaran, hingga Jalan Percetakan Negara II di Johar Baru, Jakarta Pusat. 

"Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga, terutama di jam-jam sibuk siang hari," bebernya. 

BPBD DKI Jakarta menyatakan telah mengerahkan personel ke seluruh titik genangan untuk memantau kondisi lapangan sekaligus melakukan penanganan. 


Ilustrasi banjir. Foto: Metro TV

"Kami berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan serta memastikan saluran air berfungsi optimal,” ujarnya.

Selain penanganan teknis, BPBD juga berkoordinasi dengan lurah dan camat setempat untuk menyiapkan kebutuhan dasar warga terdampak. 

Pemerintah menargetkan seluruh genangan dapat surut dalam waktu cepat, seiring meredanya intensitas hujan dan optimalisasi pompa serta saluran drainase.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)