Suriah memperpanjang gencatan senjata dengan YPG/SDF selama 15 hari untuk mendukung evakuasi tahanan ISIS. (Anadolu Agency)
Suriah dan SDF Perpanjang Gencatan Senjata untuk Dukung Evakuasi Tahanan ISIS
Willy Haryono • 25 January 2026 16:01
Damaskus: Pemerintah Suriah memperpanjang gencatan senjata dengan kelompok YPG/SDF selama 15 hari, demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Suriah dalam pernyataan pada Jumat malam yang dikutip kantor berita resmi Syrian Arab News Agency (SANA).
Dilansir dari Antara, Minggu, 25 Januari 2026, pihak kementerian menyebutkan bahwa gencatan senjata tersebut akan berlaku di seluruh sektor operasional Angkatan Bersenjata Suriah dan mulai efektif pada pukul 23.00 waktu setempat pada 24 Januari.
Menurut pernyataan itu, perpanjangan gencatan senjata dimaksudkan untuk mendukung operasi Amerika Serikat guna mengevakuasi para tahanan dari kelompok Islamic State (ISIS) yang saat ini ditahan di penjara-penjara yang dikelola SDF, untuk kemudian dipindahkan ke Irak.
Pengumuman tersebut disampaikan beberapa jam setelah pemerintah Suriah menyatakan bahwa gencatan senjata selama empat hari dengan SDF telah berakhir dan bahwa pihak berwenang tengah mempertimbangkan langkah selanjutnya setelah masa kesepakatan itu habis.
Baca juga: Irak Perketat Perbatasan Suriah Usai Ratusan Tahanan ISIS Kabur dari Penjara