Arus lalu lintas di Tol Cipali. (MTVN/A Rofahan)
6,8 Juta Kendaraan Diprediksi Lintasi Tol ASTRA Infra Selama Mudik Lebaran
Ahmad Rofahan • 11 March 2026 19:55
Subang: ASTRA Infra menyatakan kesiapan penuh menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Sebagai penyedia layanan infrastruktur, perusahaan tersebut menargetkan perjalanan pemudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Pada periode mudik tahun ini, diperkirakan sekitar 6,8 juta kendaraan akan melintasi ruas tol yang dikelola ASTRA Infra. Jumlah ini meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan volume lalu lintas pada Lebaran 2025.
Group Chief Executive Officer ASTRA Infra, Firman Yosafat Siregar, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk menyambut lonjakan kendaraan selama periode Lebaran.
“Momen mudik Lebaran bukan hanya tentang sampai di tujuan, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat menikmati perjalanan bersama keluarga dengan aman dan nyaman. Karena itu, kami ingin memastikan setiap pengguna jalan tol dapat merasakan perjalanan yang menyenangkan sejak berangkat hingga tiba di kampung halaman,” ujarnya, Rabu 11 Maret 2025.
ASTRA Infra, kata dia, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jalan tol selama periode mudik dan libur Idulfitri.“ASTRA Infra senantiasa mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jalan tol. Berbagai upaya pemeliharaan dan peningkatan layanan telah kami lakukan untuk menyambut arus kendaraan pada periode Lebaran mendatang,” kata Firman.
Selain itu, ia memastikan seluruh petugas operasional akan bersiaga selama 24 jam. Tujuannya untuk memberikan bantuan kepada pengguna jalan jika terjadi kendala di perjalanan.
“Petugas kami akan siaga selama 24 jam dan terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk memastikan pelayanan tetap optimal. Kami ingin pengguna jalan merasa tenang karena selalu ada petugas yang siap membantu kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.
Dalam aspek infrastruktur, ASTRA Infra telah menambah lajur ketiga di beberapa ruas Tol Tangerang–Merak dan Tol Cikopo–Palimanan. Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan saat puncak arus mudik.
Firman menjelaskan, perusahaan juga melakukan pemeliharaan perkerasan jalan secara menyeluruh yang ditargetkan selesai maksimal H-10 sebelum Lebaran. “Kami memastikan kondisi jalan dalam keadaan prima sebelum arus mudik dimulai. Perawatan perkerasan jalan dilakukan secara intensif agar perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman,” katanya.
Selain kesiapan jalan tol, ASTRA Infra juga melakukan berbagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi kondisi jalan.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain pembersihan drainase secara rutin untuk mencegah genangan air, penguatan lereng di sejumlah titik rawan longsor, pemasangan moveable concrete barrier (MCB), dan geobag untuk mencegah luapan air, serta penyiapan pompa di titik-titik rawan banjir.
Firman menambahkan bahwa seluruh rambu lalu lintas juga dipastikan dalam kondisi baik agar dapat membantu pengguna jalan berkendara dengan aman.
“Kami ingin memastikan seluruh aspek layanan siap menghadapi lonjakan kendaraan, mulai dari kondisi jalan, fasilitas rest area, hingga kesiapan petugas di lapangan. Dengan persiapan ini, kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih tenang dan nyaman,” ungkapnya.
.jpeg)
Jalan tol Cipali. Dokumentasi/ Media Indonesia
Selain peningkatan layanan dan infrastruktur, ASTRA Infra memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen di dua ruas tol yang dikelola, yaitu Tol Tangerang–Merak dan Tol Cikopo–Palimanan, selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Diskon tarif tol ini kami berikan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran. Kami berharap kebijakan ini dapat membantu mengatur distribusi lalu lintas sekaligus memberikan manfaat bagi para pengguna jalan,” ujar Firman.
Diskon tarif tol tersebut berlaku di ruas Tol Tangerang–Merak dan Tol Cikopo–Palimanan dengan jadwal berbeda pada arus mudik dan arus balik. Pada arus mudik, diskon tarif sebesar 30 persen di ruas Tol Tangerang–Merak akan berlaku mulai Kamis, 12 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Jumat, 13 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Potongan tarif ini berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikupa menuju Gerbang Tol Merak.
Sementara itu, di ruas Tol Cikopo–Palimanan, diskon tarif 30 persen diberlakukan mulai Minggu, 15 Maret 2026 pukul 05.00 WIB hingga Selasa, 17 Maret 2026 pukul 05.00 WIB bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung.
Firman menjelaskan bahwa pemberian diskon ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan secara lebih fleksibel sehingga kepadatan kendaraan dapat terurai.
“Dengan adanya potongan tarif pada periode tertentu, kami berharap masyarakat dapat mempertimbangkan waktu perjalanan yang lebih awal atau lebih terdistribusi sehingga arus lalu lintas bisa lebih lancar,” katanya.
Selain pada arus mudik, diskon tarif juga kembali diberlakukan saat arus balik Lebaran. Di ruas Tol Tangerang–Merak, diskon 30 persen berlaku mulai Selasa, 31 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Rabu, 1 April 2026 pukul 24.00 WIB bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol Merak menuju Gerbang Tol Cikupa.
Sedangkan di ruas Tol Cikopo–Palimanan, potongan tarif 30 persen akan diberlakukan mulai Kamis, 26 Maret 2026 pukul 05.00 WIB hingga Sabtu, 28 Maret 2026 pukul 05.00 WIB bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol Kalikangkung menuju Gerbang Tol Cikampek Utama.
Firman menambahkan bahwa berbagai kebijakan layanan ini bagian dari komitmen ASTRA Infra. Tujuannya untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan tol selama periode Lebaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih nyaman. Selain peningkatan layanan dan kesiapan infrastruktur, kebijakan diskon tarif ini juga menjadi bagian dari upaya kami mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran,” jelasnya.