Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ramadan Jadi Momentum Menguatkan Anak Yatim dan Keluarga Korban KKB
Deny Irwanto • 12 March 2026 04:50
Jakarta: Sejumlah anak yatim serta keluarga korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, diajak dalam acara buka puasa bersama di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Acara tersebut untuk merangkul dan memberikan dukungan mental terutama kepada keluarga korban penembakan KKB.
"Melalui acara ini, saya cuma berpesan dan mempertegas bahwa kita jaga ukhuwah, kita jaga kebersamaan kita, ya kan. Dengan ikhtiar kita, semoga Allah taala memberikan jalan, rezeki, dan usaha kita semakin bisa berkembang," kata Direktur Utama PT Kristalin, Andito Prasetyowan, dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak peristiwa kekerasan di Papua. Dalam acara tersebut juga diserahkan santunan serta bantuan pendidikan kepada anak yatim dan keluarga korban.
Dalam kesempatan yang sama, Komisaris PT Kristalin Ekalestari, Junaidi, menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan dan solidaritas dalam setiap kegiatan sosial.

Sejumlah anak yatim serta keluarga korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengikuti acara buka puasa bersama di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dokumentasi/ istimewa.
"Mulai dari hulu sampai hilir, bahkan menyebar ke tidak hanya untuk pertambangan, tapi mulai ke pertanian, bahkan perikanan dan lain sebagainya," jelas Junaidi.
Dia berharap berbagai kegiatan sosial yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. "Tentunya harapan kita ke depan, ini bisa memberikan kontribusi yang jelas dan nyata bagi negara kita, Negara Republik Indonesia," ujar Junaidi.
Menurutnya kegiatan kebersamaan seperti buka puasa bersama juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.
"Mudah-mudahan kesolidan, kekompakan, kerja sama yang kuat selama ini yang sudah terbangun, itu bisa dapat kita jaga dengan baik," ungkapnya.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan dan parsel kepada 10 anak yatim serta bantuan pendidikan kepada keluarga korban penembakan KKB. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa dukungan dan kepedulian terhadap anak-anak serta keluarga korban tetap dibutuhkan di tengah berbagai peristiwa yang mereka alami.