Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo bersama TRC meninjau rumah warga yang terdampak banjir di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Selasa malam, 13 Januari 2026. ANTARA/HO-BPBD Jember
Kali Clutak Meluap, Puluhan Rumah di Jember Terendam Banjir
Silvana Febiari • 14 January 2026 12:56
Jember: Banjir merendam puluhan rumah di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi akibat meluapnya Kali Clutak setelah hujan deras mengguyur wilayah Jember bagian selatan pada Selasa sore hingga malam, 13 Januari 2026.
"Hujan deras yang mengguyur wilayah Jember bagian selatan pada Selasa (13 Januari) sore hingga malam hari menyebabkan kenaikan debit air di Kali Clutak, sehingga meluap dan membanjiri rumah warga," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo, dikutip dari Antara, Rabu, 14 Januari 2026.
Menurutnya, banjir menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian air 40 sentimeter hingga satu meter di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan. Oleh karena itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) bergerak melakukan penanganan dan pengamanan di lokasi banjir.
"Penyebab banjir yakni hujan deras yang terjadi di wilayah setempat selama empat jam, sehingga Kali Clutak tidak mampu menampung debit air dan jebolnya tanggul di sabuk gunung yang merupakan dampak banjir pada Januari 2025 lalu," tutur Edy.
Ia menjelaskan, sebanyak 76 rumah di Dusun Kepel, Desa Ampel, terdampak banjir. Ketinggian air di lokasi bervariasi antara 40 sentimeter hingga satu meter.
"Kondisi terkini banjir masih menggenangi pemukiman warga, namun secara keseluruhan kondisinya aman terkendali dan kondusif, karena sebagian rumah warga di desa setempat memiliki fondasi yang tinggi," jelasnya.
.jpg)
Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M
Edi mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
"BPBD Jember juga merekomendasikan kepada pihak Perhutani untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol di sabuk gunung tersebut dan merekomendasikan pihak desa untuk memantau perkembangan banjir," ujarnya.
BPBD Jember mendistribusikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir dengan ketinggian air hampir satu meter. Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan di desa setempat.