Cara Skrining BPJS 2026: Panduan Lengkap Secara Online dan Manfaatnya

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Cara Skrining BPJS 2026: Panduan Lengkap Secara Online dan Manfaatnya

Eko Nordiansyah • 17 January 2026 19:35

Jakarta: BPJS Kesehatan menyediakan layanan skrining kesehatan gratis dan mandiri bagi seluruh peserta aktif. Layanan Skrining Riwayat Kesehatan (SRK) ini memungkinkan deteksi dini risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, gangguan jantung, kanker, dan lainnya secara praktis melalui smartphone.

Manfaat skrining kesehatan

Melalui skrining kesehatan mandiri ini, peserta dapat mengidentifikasi potensi penyakit kronis sejak dini, bahkan sebelum muncul gejala fisik. Jika hasil skrining menunjukkan risiko sedang atau tinggi, sistem akan merekomendasikan peserta untuk berkonsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) guna mencegah komplikasi atau perkembangan penyakit lebih lanjut.

Layanan ini dapat diakses secara gratis, kapan saja, serta dirancang untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya pola hidup sehat, termasuk pengaturan makan, olahraga, dan kebiasaan sehari-hari.

Cara skrining kesehatan

Untuk melakukan skrining Kesehatan, masyarakat dapat mengikuti 2 cara berikut, ini panduan lengkapnya:

1. Aplikasi Mobile JKN

  • Buka aplikasi Mobile JKN.
  • Login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password terdaftar.
  • Pada halaman utama, klik menu "Skrining Riwayat Kesehatan".
  • Klik "Mulai" untuk mengisi kuesioner.
  • Isi semua pertanyaan yang mencakup data diri, riwayat kesehatan keluarga dan pribadi, serta pola hidup.
  • Setelah selesai, tekan tombol "Simpan" atau "Kirim".
  • Hasil skrining akan langsung ditampilkan di layar perangkat.

(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

2. Website resmi BPJS Kesehatan

  • Buka browser dan akses situs: https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/
  • Login dengan memasukkan NIK, tanggal lahir, dan kode Captcha, lalu klik "Cari Peserta".
  • Setelah data diverifikasi, Anda akan diarahkan ke halaman persetujuan. Klik "Setuju".
  • Isi seluruh pertanyaan data diri dan kuesioner dengan lengkap.
  • Klik "Setuju" dan "Simpan" untuk menyimpan hasil.
  • Hasil skrining akan langsung ditampilkan di layar perangkat.
BPJS Kesehatan menegaskan bahwa layanan ini merupakan skrining awal berbasis kuesioner dan bukan diagnosis medis. Hasil dengan risiko sedang atau tinggi menjadi peringatan bagi peserta untuk segera memeriksakan diri ke FKTP terdaftar, seperti puskesmas atau klinik pratama. Peserta juga diimbau mengisi kuesioner secara jujur dan akurat agar hasil asesmen yang diperoleh lebih optimal.

Dengan layanan ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas pencegahan kesehatan berbasis digital dari BPJS Kesehatan secara mandiri, mudah, dan tanpa biaya. (Muhammad Adyatma Damardjati)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)