Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI (Purn) Trenggono tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto: ANTARA/Fathur Rochman.
Trenggono Mundur dari TNI Sebelum Dilantik Jadi Wakil Kepala BGN
Fachri Audhia Hafiez • 8 June 2026 16:57
Jakarta: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayor Jenderal TNI (Purn) Trenggono, menyatakan resmi mengajukan pensiun dini dari kedinasan TNI. Langkah pengunduran diri dari dunia militer ini diambil, usai dirinya ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban amanah baru di BGN.
"Sudah (menyampaikan pensiun dini dari TNI)," ujar Trenggono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir Antara, Senin sore, 8 Juni 2026.
Trenggono mengungkap keputusan untuk menyudahi karier militernya itu, sudah ia layangkan semenjak namanya diumumkan secara resmi sebagai Wakil Kepala BGN yang baru. Mantan Staf Khusus Panglima TNI ini juga menegaskan pengajuan pensiun dini tersebut murni merupakan keputusan personal.
"Tidak (diminta Presiden Prabowo Subianto). Jadi, saya pensiun dini. Kesediaan saya," tegasnya.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayor Jenderal TNI (Purn) Trenggono (kiri) dan Agustina Arumsari. Foto: BPMI Setpres.
Trenggono hadir di Istana Negara untuk menghadiri prosesi pelantikan struktural baru BGN oleh Presiden Prabowo. Selain melantik Trenggono, Kepala Negara mengambil sumpah jabatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN serta Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN.
Perombakan besar-besaran ini menyusul keputusan Presiden Prabowo pada Selasa, 2 Juni 2026, yang mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN, serta Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya dari posisi Wakil Kepala BGN.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sempat menjelaskan bahwa penyegaran organisasi ini, merupakan hasil monitoring dan evaluasi ketat dari pemerintah, terhadap pelaksanaan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu setengah tahun terakhir. Terlebih, pada Rabu, 3 Juni 2026, Kejaksaan Agung telah resmi menetapkan Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun anggaran 2025–2026.
Sebelum dipercaya menjabat posisi Wakil Kepala BGN, Trenggono merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1993 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Dalam rekam jejaknya, ia tercatat pernah menduduki posisi strategis seperti Direktur Umum Akademi Militer (2023–2024), Direktur Pengkajian dan Pengembangan Seskoad (2024–2025), hingga menjadi Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.