Tentara Israel Gerebek Ramallah, Perpanjang Penutupan Kantor Al Jazeera

Pasukan Israel dalam operasi darat di Gaza. Foto: EFE-EPA

Tentara Israel Gerebek Ramallah, Perpanjang Penutupan Kantor Al Jazeera

Fajar Nugraha • 12 May 2026 19:22

Ramallah: Pasukan Israel memperketat langkah-langkah militer di pintu masuk utara kota Ramallah, Tepi Barat, menutup jalan utama selama beberapa jam.

Pasukan Israel menggerebek kota itu pada Selasa pagi dan menyerbu kantor stasiun televisi Al Jazeera yang berbasis di Qatar.

“Pasukan tentara Israel memasuki Ramallah tengah dan menggerebek kantor Al Jazeera di Lapangan Manara,” menurut saksi mata kepada Anadolu, Selasa 12 Mei 2026.

Pasukan Israel memasang perintah untuk memperpanjang penutupan kantor dan menembakkan gas air mata dan granat kejut di sekitar lapangan, tambah para saksi.

Mereka juga memperketat langkah-langkah militer di pintu masuk utara Ramallah dan menutup jalan utama selama beberapa jam, menyebabkan kemacetan lalu lintas dan mengganggu pergerakan warga Palestina, menurut saksi mata.

Pada 5 Mei 2024, pemerintah Israel menyetujui keputusan untuk menutup kantor Al Jazeera selama 45 hari berdasarkan usulan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Komunikasi Shlomo Karhi.

Perintah tersebut kemudian diperpanjang beberapa kali.

Tepi Barat yang diduduki telah menyaksikan peningkatan serangan militer Israel dan serangan pendudukan sejak Oktober 2023, yang mengakibatkan kematian setidaknya 1.154 warga Palestina, cedera sekitar 11.750 lainnya, dan penangkapan hampir 22.000 orang, menurut data resmi Palestina.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)