Ilustrasi-Penjual bendera dan pernak-pernik peringatan HUT RI. Medcom.id/ Rhobi Shani
Penjual Pernak-pernik HUT RI di Yogyakarta Cemas Bersaing dengan Toko Online
Ahmad Mustaqim • 4 August 2026 15:13
Yogyakarta: Perkembangan teknologi berimbas langsung dalam kehidupan nyata masyarakat. Tak terkecuali para pedagang, khususnya penjual bendera dan pernak-pernik peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Seorang pedagang pernak-pernik kemerdekaan, Muhammad Ikhsan, mengatakan minat masyarakat belanja pernak-pernik secara luring kemungkinan menurun. Menurut dia, banyaknya lokapasar (marketplace) yang menjual barang dengan harga lebih miring kemungkinan mempengaruhi.
"Kalau prediksi kami sebagai penjual ya menurun ya pembeli pernak-pernik," kata Ikhsan di Yogyakarta pada Selasa, 4 Juli 2026.
"Kalau online mungkin ada yang harganya lebih di bawahnya ini," kata dia.
Pedagang lain, Heri, menyebut lahan pedagang musiman bakal mengalami penurunan omzet. Ia mengatakan penurunan omzet bukan hanya banyaknya penjualan via lokapasar.
"Sekarang instansi juga ada yang pilih pakai barang yang lama. Kampung-kampung juga masang atribut lama yang tahun-tahun sebelumnya dipasang," ujarnya seraya menceritakan perkampungan telah memasang bendera dan atribut.

Ilustrasi-Penjual Bendera di Jalan A Yani Purwakarta. MI
Menurut dia, efisiensi anggaran juga berimbas langsung. Ia mengatakan tiga hingga empat tahun lalu banyak instansi belanja rutin, baik bendera maupun atribut lain. Bahkan, kata dia, ada yang sampai meminta nota kosong.
"Pembeli minta apa, kami pedagang kecil kami kasih. Kalau sekarang sepi, barang ada yang laku tapi tidak besar," ujarnya.