Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. Foto: dok BP BUMN.
Sistem SDM BUMN Bakal Diseragamkan, Ini Skema yang Disiapkan Danantara
Ade Hapsari Lestarini • 24 August 2026 22:29
Jakarta: BP BUMN bersama Danantara mendorong pembangunan sistem sumber daya manusia (SDM) terintegrasi untuk seluruh BUMN sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan transformasi perusahaan negara.
Sistem tersebut diarahkan untuk membangun standar pengelolaan SDM yang lebih profesional, terukur, dan berbasis meritokrasi.
"Menurut saya yang paling susah itu membuat grading system versi kita dulu. Kita boleh benchmark, tetapi versi kita yang utama. Kita mulai dari nol dan menentukan terlebih dahulu grading system yang kita mau seperti apa," ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dalam keterangan resminya, dilansir Antara, Senin, 24 Agustus 2026.
Dony mengatakan, seluruh BUMN ke depan diarahkan memiliki single grading system sebagai acuan bersama dalam pengelolaan SDM, mulai dari pengembangan SDM, jenjang karier, hingga job value.
Standardisasi tersebut diharapkan menciptakan sistem yang lebih konsisten dalam menilai jabatan, kompetensi, serta kontribusi talenta di seluruh BUMN. Terkait rencana tersebut, Dony menggelar rapat internal untuk membahas pembangunan sistem SDM BUMN yang lebih terintegrasi.
Dalam pembahasan tersebut, Dony menekankan pentingnya membangun standar grading system yang dapat menjadi acuan bersama bagi seluruh BUMN.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. Foto: dok BP BUMN.
Penyusunan grading system
Menurut Dony, penyusunan grading system perlu dimulai dengan membangun standar bersama sebelum dibandingkan dengan praktik yang telah berjalan di masing-masing BUMN.
Ia menambahkan, proses standardisasi dilakukan secara hati-hati agar sistem yang dibangun dapat diterapkan secara konsisten di seluruh BUMN.
Tahapan tersebut mencakup penyusunan sistem, assessment, kalibrasi, hingga implementasi secara bertahap dengan mempertimbangkan karakteristik dan skala masing-masing BUMN.
Melalui standardisasi sistem SDM tersebut, BP BUMN dan Danantara mendorong terciptanya ekosistem karier yang lebih profesional, transparan, dan kompetitif di seluruh BUMN.
Penerapan single grading system diharapkan dapat memastikan pengelolaan talenta dilakukan secara objektif dan terukur, sekaligus memberikan kesempatan yang setara bagi talenta terbaik untuk berkembang sesuai dengan kompetensi, kinerja, dan kontribusinya.