Efisiensi Besar-Besaran, UPS Pangkas 30 Ribu Karyawan

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Efisiensi Besar-Besaran, UPS Pangkas 30 Ribu Karyawan

Eko Nordiansyah • 28 January 2026 20:57

New York: Raksasa ekspedisi global, United Parcel Service (UPS), mengumumkan langkah drastis dengan memangkas 30 ribu posisi operasional tambahan pada 2026. Keputusan besar ini diambil seiring dengan berakhirnya kemitraan strategis perusahaan dengan Amazon serta pelaksanaan rencana pemulihan bisnis jangka panjang.

"Dalam hal biaya variabel, kami memperkirakan akan mengurangi posisi operasional hingga 30 ribu," ujar Chief Financial Officer Brian Dykes, dikutip dari Xinhua, Rabu, 28 Januari 2026.

Brian menjelaskan, strategi efisiensi ini akan dilakukan melalui dua jalur utama, yakni penawaran diri sukarela bagi pengemudi purna waktu serta melalui pengurangan jumlah karyawan secara bertahap.



(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Tutup puluhan fasilitas

Selain merampingkan jumlah staf, UPS juga berencana menutup 24 fasilitas operasional pada paruh pertama 2026, dengan potensi penutupan tambahan di masa mendatang.

Pengurangan karyawan ini, menyusul efisiensi besar yang telah dilakukan UPS pada tahun lalu. UPS memangkas 48 ribu pekerjaan dan menutup 93 fasilitas sebagai respons atas merosotnya volume pengiriman dari Amazon.  

Melalui kebijakan ini, UPS sengaja memangkas jutaan pengiriman berprofit rendah dari Amazon demi menjaga kesehatan margin keuntungan perusahaan.

Meski Amazon merupakan pelanggan terbesar UPS selama bertahun-tahun, UPS kini lebih memilih fokus pada pengiriman yang memberikan nilai ekonomi tinggi guna menghidupkan kembali performa bisnis di pasar global. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)