Ilustrasi: Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan Siak IV yang dipenuhi kabut asap di Pekanbaru, Riau, Senin, 24 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/YU/pri.
Kualitas Udara Bengkulu Tidak Sehat, Warga Diimbau Pakai Masker
Silvana Febiari • 27 August 2026 12:14
Kota Bengkulu: Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mengimbau masyarakat menggunakan masker, khususnya jenis N95 atau KN95, saat beraktivitas di luar rumah. Imbauan ini untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan.
"Masyarakat dianjurkan menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan partikel udara," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, dilansir dari Antara, Kamis, 27 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi kualitas udara pada AQI (Air Quality Index), Bengkulu tercatat 157 dengan kategori Tidak Sehat, dengan suhu sekitar 26 derajat Celsius. Kondisi ini menjadi perhatian agar masyarakat lebih berhati-hati melakukan aktivitas di luar rumah.
Baca Juga :
Untuk itu, masyarakat diminta agar membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya pada pagi dan siang hari ketika kondisi kabut asap masih cukup terasa. Masyarakat juga disarankan menutup rapat pintu dan jendela rumah apabila kabut asap sedang tebal agar paparan udara dari luar dapat diminimalkan.
"Mari bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kualitas udara dan kesehatan, sekaligus menghindari aktivitas yang dapat memperburuk kondisi kabut asap di wilayah Bengkulu," terang Dedy.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Kamis (27/8/2026). ANTARA/Anggi Mayasari
Pemkot Bengkulu mengimbau masyarakat yang mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau keluhan kesehatan akibat paparan asap segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Pemeriksaan diperlukan agar keluhan dapat ditangani oleh tenaga medis.