Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih periode 2026-2031, KH Abdul Hakim Mahfud atau Gus Kikin
Pimpin NU 2026-2031, Gus Kikin Bicara Pentingnya Kanun Asasi
Whisnu Mardiansyah • 31 August 2026 11:57
Jombang: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih periode 2026-2031, KH Abdul Hakim Mahfud atau Gus Kikin, mengungkap penemuan kembali bagian-bagian naskah Kanun Asasi karya pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ia berharap naskah tersebut dapat kembali menjadi pedoman bagi perjalanan NU memasuki abad kedua.
Gus Kikin menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Menurut dia, Kanun Asasi memiliki posisi penting dalam perjalanan awal NU karena menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan kegiatan dan gerakannya.
“Kebetulan saya juga ada menemukan satu naskah, satu buku yang ditulis oleh Hadrotus Syaikh KH Hasyim Asyari buku itu adalah Kanun Asasi. Kanun Asasi ditulis tahun 1926 selesai 1928. Dan itu kemudian diimplementasikan di dalam kegiatan NU," kata Gus Kikin dalam sambutannya, Senin, 31 Agustus 2026.
Gus Kikin mengatakan naskah Kanun Asasi yang sebelumnya ditemukan hanya memuat satu bagian, yakni Muqaddimah atau pembukaan. Kondisi tersebut membuat naskah belum dapat digunakan secara utuh sebagai pedoman kegiatan NU.
Baca Juga :
Presiden Prabowo Menerima Kartu Anggota NU
Ia kemudian menyebut bagian lain dari naskah tersebut ditemukan sekitar tiga tahun lalu. Temuan itu mencakup Bab II, Bab III, dan Bab IV yang sebelumnya tidak tersedia.
“Tapi Kanun Asasi yang ditemukan hanya satu bab adalah Muqaddimah pembukaannya. Dan itu belum bisa dipakai, digunakan sebagai pedoman untuk kegiatan-kegiatan NU. Tiga tahun yang lalu Alhamdulillah kami ditemukan bab-bab yang tidak ada, yang selama ini tidak bisa kita dapatkan.
Menurut Gus Kikin, keberadaan Kanun Asasi memiliki keterkaitan dengan perkembangan NU pada masa awal berdirinya. Ia menilai pedoman tersebut dapat menjadi salah satu rujukan dalam perjalanan organisasi pada masa mendatang.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Muktamart ke-35 NU. Dok. Tangkapan Layar
“Dulu awal NU berdiri menjadi satu organisasi yang sangat baik, sangat cepat perkembangannya karena ada Kanun Asasi.
Gus Kikin berharap nilai-nilai dan pedoman dalam Kanun Asasi dapat mendorong semangat persatuan di lingkungan NU. Ia juga mengaitkan semangat tersebut dengan kondisi NU pada periode awal berdirinya.
“Nah mudah-mudahan itu arahan-arahan manhaj itu menjadikan semangat kita untuk bersatu itu sangat luar biasa. Itu seperti NO di awal-awal berdirinya di mana di zaman Belanda, NU waktu itu sangat diperhitungkan oleh pemerintah Belanda,” tutupnya.