Ada Perawatan IPA, Pasokan Air PAM Terganggu hingga 22 Juli

Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ada Perawatan IPA, Pasokan Air PAM Terganggu hingga 22 Juli

Mohamad Farhan Zhuhri • 16 July 2026 12:24

Jakarta: PAM Jaya mengumumkan akan dilakukan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP). Perawatan berlangsung mulai 17 hingga 22 Juli 2026.

"Suplai air kembali normal secara bertahap mulai Kamis, 23 Juli 2026," bunyi keterangan dikutip dari Instagram @pamjaya_dki, Kamis, 16 Juli 2026.
 


Pekerjaan tersebut mengakibatkan suplai air berkurang atau terhenti sementara di sejumlah kelurahan. Di antaranya Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.

"Pelanggan diharapkan untuk mengantisipasi dengan menampung air sebagai persediaan selama pasokan terganggu," tulis Pam Jaya.

Sementara itu, Direktur Operasional PAM JAYA Syahrul Hasan mengatakan, perawatan ini merupakan kegiatan rutin untuk menjaga keandalan sistem penyediaan air minum agar tetap optimal dalam jangka panjang. Selama proses tersebut, pasokan air ke sekitar 55.272 pelanggan di Jakarta Barat dan Jakarta Utara akan mengalami penyesuaian.

"Perawatan instalasi merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan. Kami mengimbau pelanggan menyiapkan cadangan air secukupnya. PAM JAYA juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi,” kata Syahrul melalui keterangan tertulis.


Ilustrasi air bersih. Foto: dok. Medcom.

Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) Etty Susilowati menegaskan perawatan dilakukan untuk memastikan instalasi tetap beroperasi aman dan mampu menghasilkan air minum sesuai standar kualitas Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.

“Seluruh pekerjaan telah direncanakan dan dikoordinasikan secara matang bersama PAM JAYA dan PT Jakpro Memiontec Air dengan mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan, dan kepentingan masyarakat,” ujar Etty.

(Gabriella Thesa Widiari)