Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Istimewa
Puncak Arus Balik, Kapolri Imbau Pemudik Worfk from Anywhere
Rahmatul Fajri • 24 March 2026 18:34
Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA). Hal ini, guna mengurai kepadatan pada puncak arus balik Lebaran 2026.
Imbauan disampaikan Kapolri saat membuka resmi jalur satu arah atau one way nasional di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 24 Maret 2026, sore.
Kapolri mendorong warga yang memiliki fleksibilitas kerja untuk tidak memaksakan kepulangan ke Jakarta tepat pada hari ini, mengingat volume kendaraan diprediksi mencapai puncaknya.
"Ada fasilitas WFA yang bisa digunakan untuk mengurai puncak arus balik hari ini. Masyarakat bisa memilih balik pada tanggal 25, 26, hingga 27 Maret agar kepadatan bisa terurai dan perjalanan lebih nyaman," ujar Listyo.
Selain menyarankan penundaan jadwal balik melalui WFA, Listyo meminta masyarakat untuk menjaga kondisi fisik. Ia meminta masyarakat memanfaatkan pos pelayanan dan rest area yang telah disiapkan pemerintah jika merasa lelah di perjalanan.
"Manfaatkan seluruh fasilitas, baik di rest area, pos pelayanan, maupun pos terpadu. Bagi yang merasa lelah, kami harapkan untuk beristirahat dan jangan memaksakan diri demi keselamatan bersama," tegas Listyo.
.jpg)
Ilustrasi pemudik. Foto: Media Indonesia
Pemerintah juga telah menyiagakan sejumlah strategi cadangan, termasuk penggunaan tol fungsional dan rekayasa lalu lintas dinamis, guna memastikan jutaan kendaraan yang kembali ke Jakarta dapat terlayani dengan lancar dan aman.
One Way Nasional Kalikangkung-Cikatama Resmi Dibuka
Didampingi Menko PMK Pratikno, Menhub Dudy Purwagandhi, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin, Listyo melepas arus balik dengan menerapkan sistem one way mulai dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 GT Cikampek Utama (Cikatama).
Langkah rekayasa lalu lintas ini diambil untuk mengantisipasi masifnya pergerakan kendaraan. Data Kepolisian mencatat, sebanyak 2.380.401 kendaraan telah keluar dari Jakarta selama periode mudik dan kini mulai bergerak kembali ke arah ibu kota.
"Sore ini kita laksanakan one way nasional karena kita perkirakan puncak arus balik terjadi hari ini. Kami juga membagi arus agar tidak terjadi penumpukan atau bottleneck saat kendaraan memasuki arah Jakarta," jelas Listyo.