Serangan AS-Israel di beberapa titik di Iran memicu pemadaman listrik. (Anadolu Agency)
Serangan AS-Israel Sasar Bandara Mehrabad dan Fasilitas Petrokimia Iran
Muhammad Reyhansyah • 30 March 2026 13:11
Teheran: Serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Senin, 30 Maret 2026 dilaporkan menyasar dua titik vital di Iran, yakni Bandara Internasional Mehrabad di Teheran serta fasilitas produksi petrokimia yang terletak di kota Tabriz.
Mengutip Anadolu pada Senin, 30 Maret 2026, televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa serangan tersebut menghantam sejumlah titik di ibu kota. Selain menyasar bandara, gempuran udara ini juga dilaporkan mengenai cabang bank nasional serta sebuah pabrik karton di wilayah selatan Teheran.
Laporan terpisah dari Mehr News Agency menyebutkan bahwa kawasan permukiman di Teheran utara turut terdampak, menyebabkan beberapa orang mengalami luka-luka.
Sementara itu, Fars News Agency melaporkan bahwa fasilitas produksi petrokimia di Tabriz menjadi sasaran dalam serangan tersebut.
Kepala manajemen krisis Provinsi Azerbaijan Timur, Majid Farshi, mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di lokasi kejadian.
Ia menambahkan bahwa situasi telah berada dalam kendali dan tidak terdapat kebocoran bahan berbahaya atau beracun akibat serangan tersebut.
Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari, yang hingga kini dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta sejumlah negara seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.
Serangan balasan tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, sekaligus mengganggu stabilitas pasar global serta sektor penerbangan internasional.
Baca juga: Pemadaman Listrik Landa Dua Kota di Iran usai Serangan AS-Israel