Nelayan Hilang Terseret Ombak Saat Cari Ikan di Pantai Balekambang

Tim gabungan dikerahkan untuk menyisir Pantai Wisata Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu 1 Februari 2026. Dokumentasi/istimewa.

Nelayan Hilang Terseret Ombak Saat Cari Ikan di Pantai Balekambang

Daviq Umar Al Faruq • 1 February 2026 18:07

Malang: Seorang nelayan dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat mencari ikan di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu 1 Februari 2026. Peristiwa itu terjadi di area aluran atau palung laut di sisi selatan Masjid Kamimatulloh, kawasan Pantai Balekambang, yang dikenal memiliki arus bawah laut cukup kuat dan berbahaya.

“Korban diduga terseret ombak saat sedang mencari ikan di aluran laut. Lokasi tersebut memang dikenal memiliki arus yang cukup kuat, sehingga proses pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, saat dikonfirmasi.

Tim gabungan telah dikerahkan untuk menyisir pantai selatan sejak pagi. Upaya pencarian diawali dengan apel gabungan di area Pantai Balekambang yang dipimpin Kapolsek Bantur AKP Totok Suprapto. Setelah itu, personel dibagi menjadi empat tim untuk mempercepat penyisiran.
 


Pencarian dilakukan melalui jalur darat dan laut. Sektor timur menyisir wilayah Pantai Regent hingga Krambilan. Sektor tengah melakukan pencarian menggunakan perahu karet dari lokasi palung laut sampai area Pura Kahyangan Amertha Jati. Sementara sektor barat bergerak dari Pantai Jembatan Panjang hingga Banyumeneng, Desa Bandungrejo.

“Kami membagi tim menjadi beberapa sektor untuk memperluas jangkauan pencarian. Personel dari Polri, TNI, SAR, hingga relawan dikerahkan untuk menyisir pantai dan perairan sekitar,” lanjut Bambang.


Tim gabungan dikerahkan untuk menyisir Pantai Wisata Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu 1 Februari 2026. Dokumentasi/istimewa.


Hingga siang hari, korban belum ditemukan. Kondisi ombak di pesisir selatan Malang yang dikenal tinggi dan arus kuat menjadi tantangan tersendiri dalam operasi pencarian.

“Pencarian akan kami lanjutkan secara bertahap dengan evaluasi situasi di lapangan. Koordinasi lintas instansi terus kami lakukan agar upaya penyelamatan berjalan maksimal,” tegas Bambang.

Tim gabungan menyatakan operasi akan terus berlanjut dengan menyesuaikan kondisi cuaca serta keselamatan personel di lapangan. Pantai selatan Malang sendiri dikenal memiliki karakteristik palung laut dan arus balik yang berisiko tinggi bagi warga yang beraktivitas terlalu dekat dengan zona bahaya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)