179 Alat Water Mist Dipasang di 145 Gedung Jakarta untuk Bersihkan Abu Vulkanik

Penyemprotan air (water mist) di gedung-gedung Jakarta untuk menekan dampak pencemaran udara serta paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Tangkapan layar.

179 Alat Water Mist Dipasang di 145 Gedung Jakarta untuk Bersihkan Abu Vulkanik

Nattasya Amani Vrazeti • 8 September 2026 12:39

Jakarta: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat 179 unit penyemprot air (water mist) telah dipasang di 145 gedung di wilayah Ibu Kota. Langkah ini guna menekan dampak pencemaran udara serta paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sebanyak 179 unit water mist telah terpasang di berbagai gedung di Jakarta,” tulis Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, dilansir dari akun Instagram resmi, @dinaslhdki, pada Selasa 8 September 2026. 

Berdasarkan pemetaan DLH DKI Jakarta, pemasangan fasilitas water mist tersebut tersebar di lima wilayah kota administrasi dan kompleks Balai Kota DKI Jakarta. Rinciannya, wilayah Jakarta Barat menjadi area dengan jumlah unit terbanyak, yakni 71 unit di 42 gedung. Disusul Jakarta Selatan sebanyak 50 unit di 50 gedung.

Lalu, Jakarta Pusat 35 unit di 35 gedung. Kemudian, di wilayah Jakarta Timur 14 unit di 10 gedung. Jakarta Utara 7 unit di 6 gedung, serta 2 unit di 2 gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Total per wilayah sudah termasuk yang terpasang di kantor wali kota,” tulis akun @dinaslhdki.

Penyemprotan air (water mist) di gedung-gedung Jakarta untuk menekan dampak pencemaran udara serta paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Tangkapan layar.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau seluruh pemilik dan pengelola gedung bertingkat yang memiliki fasilitas water mist untuk mengoperasikannya secara mandiri.

Gedung yang belum memiliki fasilitas water mist juga diimbau untuk turut menyediakannya sebagai bagian dari langkah bersama dalam menjaga kualitas udara Jakarta,” tulis akun @dinaslhdki.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut operasi penyemprotan water mist di jalanan akan terus dilanjutkan hingga Selasa, 8 September 2026. Ia meminta para pengelola gedung yang memiliki fasilitas water mist untuk aktif mengoperasikannya secara mandiri, sembari tetap membagikan masker gratis kepada warga.

Water mist itu terus kita lakukan sampai dengan besok. Dan kami bahkan sudah meminta kepada gedung-gedung yang mempunyai fasilitas untuk water mist, kami minta untuk bisa dilakukan itu,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 7 September 2026. 

(Siti Yona Hukmana)