Perang antara Iran melawan AS dan Israel meletus pada 28 Februari 2026. (Anadolu Agency)
Tiongkok dan Rusia Sepakat Kerja Sama Redakan Konflik Timur Tengah
Muhammad Reyhansyah • 6 April 2026 15:39
Beijing: Tiongkok menyatakan kesediaannya untuk terus bekerja sama dengan Rusia di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dan berupaya meredakan situasi di Timur Tengah.
Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam percakapan telepon pada Minggu, 5 April 2026.
Wang mengatakan bahwa cara mendasar untuk menyelesaikan masalah navigasi di Selat Hormuz adalah dengan mencapai gencatan senjata secepat mungkin. Ia menambahkan bahwa Tiongkok selalu mendorong penyelesaian politik atas berbagai konflik melalui dialog dan negosiasi.
Melansir AsiaOne, percakapan antara kedua menteri luar negeri tersebut dilakukan menjelang pemungutan suara Dewan Keamanan PBB pekan depan mengenai resolusi yang diajukan Bahrain untuk melindungi pelayaran komersial di sekitar Selat Hormuz.
Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Tiongkok dan Rusia harus mengambil pendekatan yang objektif dan seimbang serta berupaya memperoleh pemahaman dan dukungan lebih luas dari komunitas internasional, kata Wang kepada Lavrov, menurut pernyataan kementeriannya.
Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataannya mengatakan bahwa kedua menteri membahas cara untuk mencapai gencatan senjata cepat dan meluncurkan dialog politik dan diplomatik.
“Kedua pihak menyatakan kepuasan atas kesamaan pandangan Rusia dan Tiongkok dalam sebagian besar isu agenda global, termasuk situasi terkait Iran, yang disebut berkaitan dengan agresi tanpa provokasi dari Amerika Serikat dan Israel terhadap negara tersebut,” demikian pernyataan tersebut.
Tiongkok telah berulang kali menyerukan gencatan senjata di kawasan Teluk dan Timur Tengah serta mendesak penghentian pertempuran yang telah berlangsung lebih dari satu bulan dan menyebabkan Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi minyak dan gas, sebagian besar ditutup.
Baca juga: Erdogan dan Putin Sepakat Desak Konflik di Timur Tengah Segera Dihentikan