Salah satu permukiman warga di Greenland. (Anadolu Agency)
Trump Umumkan Rencana Eksplorasi Besar-besaran Minyak dan Gas di Greenland
Muhammad Reyhansyah • 14 October 2026 15:25
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa eksplorasi besar-besaran minyak, gas, dan mineral di Greenland sedang dipersiapkan saat ini.
Dalam unggahannya di platform Truth Social, Rabu, 14 Oktober 2026, Trump mengklaim pulau di kawasan Arktik itu memiliki potensi sumber daya minyak yang sangat besar dan mudah diakses, di tengah tingginya harga energi global akibat perang di Iran.
“Eksplorasi besar-besaran minyak, gas, dan mineral akan segera dimulai di Greenland kami yang baru dan indah!” tulis Trump, dikutip dari Anadolu.
Trump menyebut sejumlah pakar meyakini Greenland memiliki salah satu cadangan minyak terbesar di dunia yang mudah diakses. Namun, ia tidak merinci sumber perkiraan tersebut maupun rencana eksplorasi yang dimaksud.
Selain potensi sumber daya alam, Trump menekankan posisi geografis Greenland yang dinilainya penting bagi pertahanan Amerika Serikat dan Eropa.
Ia berpendapat setiap serangan terhadap AS pada masa mendatang harus melintasi Greenland, sehingga wilayah tersebut dapat menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan.
“Setiap serangan terhadap Amerika Serikat pada masa mendatang harus melintasi Greenland, tempat pertahanan kami akan secara rutin menjatuhkan drone, rudal, atau bentuk senjata lain yang bahkan belum terpikirkan saat ini,” kata Trump.
“Wilayah ini memberi kami waktu, lokasi, dan garis pandang seperti tidak ada tempat lain di dunia!” lanjutnya.
Pernyataan itu muncul setelah Washington, Denmark, dan Greenland mencapai kesepakatan pada September untuk memperluas kehadiran militer AS di pulau tersebut. Rencana itu mencakup penambahan pangkalan dan peningkatan kemampuan pertahanan rudal.
Meski Trump menyebut Greenland sebagai wilayah “kami yang baru”, pulau tersebut tetap merupakan wilayah berpemerintahan sendiri dalam Kerajaan Denmark.
Kesepakatan perluasan kehadiran militer AS mengakui kedaulatan Denmark serta hak masyarakat Greenland untuk menentukan nasib sendiri.
Di sektor energi, Greenland menghentikan penerbitan izin eksplorasi minyak dan gas baru pada 2021 karena pertimbangan lingkungan dan perubahan iklim. Meski demikian, izin yang telah diberikan sebelum kebijakan tersebut tetap berlaku.
Baca juga: Trump Umumkan Rencana Membangun Dua Pangkalan Militer Besar di Greenland