Vatikan Kecam Rencana Siaran Langsung Eksekusi Mati Nidal Hasan di AS

Pemandangan salah satu sudut wilayah Vatikan. (Anadolu Agency)

Vatikan Kecam Rencana Siaran Langsung Eksekusi Mati Nidal Hasan di AS

Willy Haryono • 10 October 2026 13:37

Vatikan: Pejabat senior Vatikan mengecam rencana Amerika Serikat (AS) yang akan menyiarkan secara langsung eksekusi mati mantan Mayor Angkatan Darat AS Nidal Hasan pada Desember mendatang.

Vatikan menegaskan bahwa rencana tersebut sama sekali "tidak dapat diterima."

"Saya tidak tahu apa tujuannya, tapi menjadikan kematian sebagai tontonan tentu tidak dapat diterima. Seberat apa pun kesalahan seseorang, ada cara lain yang bisa ditempuh," kata Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin kepada wartawan, seperti dikutip Anadolu, Jumat, 9 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan masyarakat dapat menyaksikan siaran langsung eksekusi mati Hasan, yang rencananya akan menggunakan regu tembak pada 3 Desember mendatang.

Menurut Parolin, gagasan penggunaan metode eksekusi mati di era modern merupakan sesuatu yang "benar-benar sulit dipahami."

Hasan dijatuhi hukuman mati karena usai melepaskan tembakan senjata api yang menewaskan 13 tentara AS di pangkalan militer Fort Hood, Texas, pada 2009.

Rencana siaran langsung yang diumumkan Hegseth akan menjadi eksekusi publik pertama di AS dalam hampir satu abad terakhir. (Razaqa Hariz)

Baca juga: Rencana Siaran Langsung Eksekusi Mati oleh Pentagon Picu Kecaman Bipartisan AS

(Willy Haryono)